Beranda PERISTIWA DAERAH Lintas Kecamatan Vaksin Booster Menyentuh Warga Padang Guci Hilir

Vaksin Booster Menyentuh Warga Padang Guci Hilir

37
0

Vaksin Booster
HERPIN/RKa
VAKSIN : Plt Camat Padang Guci Hilir Noprin Asmadi,SE divaksin Booster, Rabu (2/2)

Radarkaur.co.id, PADANG GUCI HILIR – Vaksin ketiga atau vaksin booster sudah menyentuh warga Kecamatan Padang Guci Hilir. Giat vaksin ketiga ini di Desa Air Kering I. Tampak perdana disuntikan untuk Pegawai Kecamatan Padang Guci Hilir yakni Plt Camat Padang Guci Hilir Noprin Asmadi,SE, Rabu (2/2).

Noprin mengatakan bahwa dia yang akan menjadi ujung tombak pertama orang pemerintahan yang akan divaksin booster atau vaksin ketiga. Ini membuktikan kepada warga Pemerintah Kecamatan Padang Guci Hilir tidak hanya meminta warga untuk divaksin tetapi merekalah yang pertama divaksin.

BACA JUGA : Bayi Lahir di Tanggal Cantik 222022, Jam 2 Siang

“Saya yang perdana disuntikan vaksin ketiga ini. Untuk membuktikan kepada warga bahwa pemerintah bukan hanya mengajak tetapi juga pendahulu untuk disuntik vaksin,” kata dia saat divaksin di Desa Air Kering I oleh tenaga vaksinator Puskesmas Padang Guci Hilir.

Lanjutnya, vaksin akan membuat kekebalan tubuh lebih baik terhadap virus Corona dan segala variannya. Imun tubuh akan meningkat dan bisa dipastikan yang disuntik vaksin akan lebih terhindar dari virus corona dari pada yang tidak vaksin.

“Harus ikuti urutan dimulai dari vaksin pertama. Setelah beberapa bulan kemudian dan telah ditentukan oleh tim vaksinasi. Maka dilalukan vaksin kedua selanjutnya antara vaksin kedua dan ketiga juga mempunyai jarak,” jelas Plt Camat Padang Guci Hilir.

BACA JUGA : Tunggakan Pajak Randis Pemkab BS Rp 652 Juta

Kades Air Kering Adisi Putra mengatakan bahwa untuk vaksin pertama dan kedua di desanya, sudah termasuk tinggi dan memang ada yang belum divaksin. Karena setelah dilakukan diagnosa pada warga tersebut tenaga vaksinasi tidak bisa menyuntikan vaksin.

“Ada beberapa warga yang tidak bisa divaksin, karena ada penyakit bawaan darah tinggi. Warga tersebut takut jika divaksin akan menyebabkan mendapat efek samping setelah divaksin, tetapi saat tenaga vaksinasi mengecek langsung warga tersebut disimpulkan memang tidak bisa divaksin,” tutupnya.(pin)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here