Beranda Politik dan Hukum Umat Hindu Bangga, Piodal Pure Dihadiri Gusril

Umat Hindu Bangga, Piodal Pure Dihadiri Gusril

112
0
DEDI JULIZAR/RKa
HADIRI : Gusril Pausi, S.Sos,M.AP menghadiri Ulang Tahun Pure Giri Kencana Sari di Desa Parda Suka, Kamis (1/10).

MAJE – Gusril Pausi menghadiri acara Piodal Pure Giri Kencana Sari umat Hindu di Desa Parda Suka Kecamatan Maje, Kamis (1/10). Kehadiran ini diminta umat Hindu sebagai tokoh masyarakat. Pada acara ini juga, umat hindu meresmikan Candi Gelung. Plt Bupati Kaur Hj. Yulis Suti Sutri, SKM juga diundang. Namun, yang bersangkutan ada kegiatan lain, hanya diwakilkan.

“Bapak Gusril Pausi ini memang kami undang untuk acara piodal atau peringatan pure ke -22. Kehadiran beliau ini bukan sebagai kandidat, tapi tokoh masyarakat. Bagi kami kehadiran beliau ini sebagai bentuk kebersamaan dalam kerukunan umat lintas agama,” ungkap Jero Mangku, Ketut Sukarta.

Kalau untuk urusan Pilkada, sebutnya, tidak ada sangkut pautnya dengan kegiatan agama. Karena urusan agama ini adalah hak hakiki setiap orang. Bagi umat Hindu, kehadiran Gusril Pausi dalam acara ini sebagai bentuk jalinan silaturahmi sesama masyarakat sebagai konteks sosial berwarga negara yang baik.

“Urusan memilih hak pribadi, umat bebas memilih kandidat yang mereka sukai. Kami umat Hindu bangga, sebab acara ini dihadiri oleh tokoh besar seperti beliau (Gusril Pausi),” tutur Jero Mangku.

Panwascam Maje Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran, Doni Zuardi menegaskan, dalam kunjungan Gusril Pasusi selaku Cabup nomor urut 1 di Pure Giri Kencana Sari tidak ada indikasi pelanggaran. Sebab, yang bersangkutan menghadiri ulang tahun pure dan peresmian candi. Bahkan dia menegaskan kehadiran ini sebagai tokoh masyarakat seperti yang disampaikan umat Hindu.

“Kehadiran Paslon ini memang tidak ada muatan politik. Jadi berdasarkan versi kami, ini tidak ada pelanggaran. Walau saat ini telah memasuki masa kempanye Paslon,” bebernya.

Sementara Gusril Pausi menuturkan kehadirannya di acara ini sebagai tokoh masyarakat. Walaupun sebagai Paslon, saat ini dia adalah bagian dari masyarakat biasa. Dia menegaskan, dalam jalinan silaturahmi antara umat beragama harus tetap dijaga. Saling menghormati satu sama lain walau berbeda dalam keyakinan.

” Saya merasa bangga, sebab pada kesempatan ini bisa bertatap muka dengan umat Hindu. Yakinlah, bahwa kebersamaan untuk kebaikan akan selalu mendapat ridha dari Tuhan yang maha kuasa. Semoga saja dengan acara ini umat Hindu terus diberikan kebaikan,” harapnya. (mrn)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here