Beranda Berita Utama Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Capai Rp 6,6 M

Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Capai Rp 6,6 M

259
0

20 Perusahaan Juga Menunggak

RKa ONLINE, BINTUHAN – Dari data yang ada di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kaur, tunggakan iuran peserta mandiri atau perorangan di Kabupaten Kaur mencapai Rp 6,6 miliar. Dari jumlah keseluruhan peserta BPJS Kesehatan sebanyak 15.000 orang, setidaknya 10.700 orang kepesertaan yang menunggak iuran.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kaur, Ahmad Fauzi Nugraha, S.Farm, AAAK saat ditemui Wartawan Radar Kaur (RKa) mengatakan, selain peserta mandiri atau perorangan, ada juga dari perusahaan yang menunggak iuran. Dari 100 perusahaan yang terdaftar di BPJS Kesehatan Kaur, ada 20 perusahaan yang menunggak. Dan jika dijumlahkan ada sekitar Rp 40 juta.

Dikatakan, beberapa faktor mungkin menjadi pemicu seorang peserta tidak membayarkan iuran bulanan BPJS, khususnya untuk peserta mandiri. Bisa karena peserta tidak tahu prosedur pembayaran sebenarnya, bisa pula karena peserta tidak mampu atau bahkan pesertanya sendiri yang lupa.

“Untuk meminimalisir tunggakan tersebut, kami terus aktif mengingatkan kepada peserta agar tepat waktu dalam membayarkan iuran. Mulai dari lewat SMS, WA atau kita hubungi langsung via telepon. Tapi terkadang peserta ada yang lupa, atau bahkan tidak tahu kalau harus membayar iuran tiap bulan,” ujarnya.

Padahal, lanjut Ahmad, saat ini untuk menghindari tunggakan iuran peserta, BPJS Kesehatan banyak menyediakan fitur pembayaran seperti fitur autodebit. Sistem autodebit ini memungkinkan peserta membayarkan tagihan secara tepat waktu. Secara otomatis, sejumlah dana sesuai dengan nominal tagihan iuran BPJS Kesehatan akan ditarik dari rekening pada setiap waktu yang ditentukan.

“Untuk mengindari kerumunan massa dan kontak langsung saat pendemi Covid-19 ini, BPJS Kesehatan juga menyedikan layanan chat robot yaitu, Chat asisten JKN (CHIKA). CHIKA merupakan pelayanan informasi dan pengaduan melalui chatting yang direspons Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan,” tandasnya. (roh)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here