Beranda Berita Utama Tewasnya Warga Bungin Tambun II Masih Tanda Tanya

Tewasnya Warga Bungin Tambun II Masih Tanda Tanya

356
0
IST/RKa
TERTUNDUK : Salah seorang warga tertunduk melihat Rekasi (35) yang sudah kaku tak bernyawa di kebun kopi, Jumat (30/10).

PADANG GUCI HULU – Tewasnya Rekasi (35) warga Desa Bungin Tambun II Kecamatan Padang Guci Hulu (Pagulu) yang ditemukan Jumat (30/10), masih tanda tanya. Sudah dilakukan visum untuk mengetahui ada tanda kekerasan atau tidak. Dan ditemukan ada botol rancun rumput tak jauh dari tubuh korban. Namun, tidak bisa dipastikan, racun tersebut diminum atau tidak.

“Jasad korban ditemukan dekat pohon kopi tidak jauh dari pondok kebun. Kasus ini masih dalam penyelidikan guna memastikan penyebab tewasnya korban. Sementara, hasil pemeriksaan fisik tidak ditemukan tanda kekerasan,” ungkap Kapolres Kaur, AKBP Dwi Agung Setyono, S.IK, MH melalui Kapolsek Pagulu, Iptu Samsul Rizal, SH.

Korban ditemukan di kebun kopi miliknya yang sudah tidak terawatt di kawasan pengebunan Air Jernih tidak jauh dari lokasi PLTMH II. Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban pamit dengan keluarga bekerja sebagai tukang di Kecamatan Tanjung Kemuning. Korban pamit kepada keluarga pada hari Rabu (28/10). Namun, hingga ditemukan tewas, korban tak kunjung pulang ke rumah.

Ditemukannya korban dalam kondisi tak bernyawa sempat membuat heboh Desa Bungin Tambun II Kecamatan Padang Guci Hulu (Pagulu) dihebohkan adanya dan sekitar. Jasad korban ditemukan keluarga dan warga yang mencari keberadaan korban dalam kondisi tubuh miring dan tangannya mengarah ke bagian wajah seolah menahan sakit. Tubuh korban tidak menggunakan baju, hanya menggunakan celana pendek dengan posisi kaki sedikit melipat ke belakang. Warga juga menemukan tas warna hitam milik korban dan terdapat botol racun rumput jenis kontak.

Keluarga korban mencari keberadaannya, namun tidak didapat informasi kepergiannya. Kemudian, keluarga korban bertemu dengan salah seorang karyawan PLTMH yang melihat korban berjalan menuju kawasan pengebunan Air Jernih. Mendapat informasi tersebut, keluarga korban langsung bergerak mencari di lokasi kebun kopi miliknya yang sudah lama tidak dirawat. Keluarga mengelilingi kebun tersebut, dan akhirnya menemukan tubuh korban yang sudah tidak bernyawa lagi. Penemuan jasad korban yang tak bernyawa ini sontak mengagetkan warga. Tak ayal, informasi yang disampaikan ke desa membuat heboh. Masyarakat berbondong-bondong menuju lokasi jasad korban. Kemudian, warga menghubungi Polsek Pagulu untuk melakukan pengecekan.

Jasad korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Kaur Utara untuk dilakukan visum. Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Kaur Utara tidak menemukan tanda kekerasan pada fisik korban. Namun, tim medis melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bagian dalam tubuh korban guna memastikan penyebab kematiannya. Jasad korban usai divisum langsung dibawa kerumah duka Desa Bungin Tambun II. Sementara, Polsek Pagulu diback up Satreskrim Polres Kaur melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hasil olah TKP akan digandeng dengan hasil visum tim medis guna kepastian penyebab kematian korban. (xst)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here