Beranda DESAKU Ternak Gasak Tanaman Padi, Bikin Petani Emosi // Picu Perselisihan Horizontal

Ternak Gasak Tanaman Padi, Bikin Petani Emosi // Picu Perselisihan Horizontal

346
0
IST/RKa
SAWAH: Ternak sapi terlihat masuk kearea persawahan milik petani dengan bebas, kemarin (3/8).

KELAM TENGAH – Hingga saat ini, masih banyak peternak jenis sapi dan kerbau yang tidak mengkandangkan hewan ternaknya. Akibatnya, kerap sapi dan kerbau berkeliaran di sawah. Ternak dengan postur tubuh besar ini sangat merugikan petani sawah. Sebab, bukan hanya merusak tanaman namun juga merusak pematang sawah. Bahkan, tanaman padi yang menghijau nyaris ludes disantap hewan ini. Peternak sapi diharapkan dapat mengkandangkan sapi atau kerbaunya. Khususnya pada malam hari. Sebab, pada malam sangat rawan sapi masuk sawah dan menggasak tanaman yang ada.

“Mayoritas sapi atau kerbau masuk ke area sawah pada malam hari. Ternak ini menggasak tanaman padi yang menghijau dan merusak sawah,” keluh llyas Sumantri (52) warga Desa Darat Sawah Kecamatan Kelam Tengah, kemarin (3/8).

Perkara hewan ternak masuk sawah juga kerap menimbulkan konflik antar warga. Pasalnya, petani sawah yang emosi melihat tanaman padinya rusak spontanitas menyerang ternak. Sedangkan, pemiliknya tidak terima karena hewan peliharaannya luka. Disaat musim tanam seperti saat ini, harusnya ada kesadaran dari pemilik ternak untuk mengkandangkan hewan ternaknya dengan baik. khususnya, pada malam hari agar tidak masuk ke sawah orang lain. Selain itu, pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dapat menyusun draf Peraturan Desa (Perdes) terkait sanksi tegas ternak yang merusak tanaman.

“Jika ada sanksi hukum tegas melalui ketentuan Perdes, maka dapat mengantisipasi selisih paham antara peternak dan petani. Sebab, petani tinggal melapor ke pemerintah desa dan pemiliknya wajib menerima sanksi seperti yang diatur dalam Perdes,” pungkasnya.(xst)





LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here