Beranda Pendidikan Terinspirasi RKa, MTsN 1 Bentuk Warta Madrasah

Terinspirasi RKa, MTsN 1 Bentuk Warta Madrasah

182
0
IST/RKa
WARTA MADRASAH: Inilah wajah-wajah Jurnalis Muda yang tergabung dalam ekskul Warta Madrasah di MTsN 1 Kaur.

BINTUHAN – Terinspirasi dari Rubrik Pendidikan Surat Kabar Harian (SKH) Radar Kaur (RKa) dan laporan kegiatan di situs resmi Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu. Sejak 2 tahun terakhir, Kepala MTsN 1 Kaur, Julita, M.Pd.I melakukan gagasannya, dengan membentuk ekstrakurikuler (ekskul) Warta Madrasah.

Ekskul tersebut melatih anggotanya dalam mengembangkan kemampuan jurnalistik. Yakni dengan meliput lalu menulis kegiatan madrasah. Dibina Tri Fatimah, M.Pd, ada 20 peserta didik yang tergabung dalam ekskul Warta Madrasah. Karya jurnalistiknya terbit dua kali dalam sepekan.

“Gagasannya sudah mulai dibentuk 2 tahun lalu. Karena butuh banyak persiapan dalam organisasinya. Aktifnya sejak satu tahun terakhir. Harapan kami nantinya, rekan-rekan di SKH Radar Kaur mau bekerjasama dalam membimbing anak-anak kami,” sampai Julita pada RKa, Jumat (5/3).

Kepala MTsN 1 Kaur mengatakan, dengan kerjasama dengan pihak yang memang berkecimpung dibidangnya, membuat anggota ektrakurikuler lebih mendalami bidang ekskul yang diikuti. Ia mencontohkan, dalam Ekskul Polisi Keamanan Madrasah (PKM), yang bertugas mengamankan tindakan membolos sekolah. Pihaknya melibatkan pihak kepolisian sebagai pembina. Dalam hal ini pihaknya bekerjasama dengan Polsek Kaur Selatan Polres Kaur Polda Bengkulu.

“Kalau yang membina adalah mereka yang ahli dibidangnya, tentu anak-anak akan tambah semangat. Apalagi kalau karya jurnalisnya bisa dimuat di media cetak. Tentu mereka akan berlatih keras mengembangkan kemampuan jurnalisnya,” harapnya.

Tri Fatimah melanjutkan, sebagai lulusan Fakultas Kependidikan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu (UNIB), sedikit banyak telah mengetahui tentang rumus 5W1H dalam menulis sebuah berita. Meski begitu, bahasa penyampaian yang berbeda, antara karya jurnalis dengan karya ilmiah, membuat kerjasama memang harus dilakukan.

“Lalu teknik wawancara, bagaimana kode etik dalam melakukan wawancara. Dengan terlibatnya Radar Kaur, paling tidak anggota kami mendapat pengetahuan dasar dalam dunia jurnalistik,” pungkasnya. (yie)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here