Beranda Bengkulu Selatan Tergiur jadi Pramugari, 20 Juta Ludes

Tergiur jadi Pramugari, 20 Juta Ludes

117
0

BENGKULU SELATAN (BS) – Nasib malang dialami Yosi (20) warga Desa Palak Bengkerung Kecamatan Air Nipis. Akibat tergiur dengan janji menjadi pramugari korban mengalami kerugian 20 juta. Ia dijanjikan oleh DP (25) warga Kecamatan Bunga Mas, akan dilolos menjadi pramugari usai tamat SMA tahun 2019 lalu. Namun, usai taman sekolah, janji yang di berikan DP kepada Yosi dulu tidak di tepati. Sehingga, mereka memilih untuk melaporkan DP ke polisi.

Yosi yang ditemani ayahnya, Alminto (48) saat melapor ke Polres BS mengatakan, pertama kali DP menjanjikan akan meloloskan korban menjadi pramugari di salah satu maskapai di Jakarta tahun 2019 lalu. Lalu, DP yang juga masih famili dengan korban meminta uang sebesar Rp 35 juta. Namun saat itu orang tua korban baru menyanggupi permintaan DP sebesar Rp 20 juta. Korban yang saat itu masih duduk dibangku SMA sangat percaya akan janji DP akan meloloskan korban menjadi pramugari. Namun setelah korban tamat SMA Juli 2019 lalu, DP tak menepati janjinya.

IST/RKa
LAPOR: Yosi korban penipuan dan orang tuanya, warga Desa Palak Bengkerung Kecamatan Air Nipis melaporkan ke Polres BS, Senin (27/07).

Berhubung masih saudara, mereka memberi kelonggaran kepada DP untuk mengembalikan uang tersebut. Akan tetapi, sampai pertengahan tahun 2020 DP tidak kunjung mengembalikan uang sedangkan janji manis yang tadinya diberikan hanya bohongan. Sehingga, mereka memilih melaporkan DP kepada pihak kepolisian untuk memuat efek jera.

“Sebenarnya kami masih ada hubungan kekeluargaan, sehingga kami percaya kepada DP. Namun, kepercayaan kita tadi tu membawa efek buruk. Sedangkan, uang kita tadinya tidak dibalikan,” ujar Alminto diamini Yosi.

Kapolres BS, AKBP Deddy Nata, S.Ik melalui Kasat Reskrim, AKP Rahmat Hadi Fitrianto,SH,S.Ik membenarkan, bahwa mereka telah menerima laporan dari korban. Untuk korban sudah dimintai keterangan sedangkan terlapor akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Atas dugaan penipuan yang telah dilaporkan korban.

“Laporan korban sudah diterima, saat ini dalam proses penyelidikan,” ungkap dia. (rjs)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here