Beranda Bengkulu Selatan Teknis CPO Mini Sudah 90 Persen

Teknis CPO Mini Sudah 90 Persen

62
0
IST/RKa
FOTO BERSAMA: Bupati BS, Gusnan Mulyadi,SE,MM bersama Kepala Dinas Pertanian foto bersama dengan pihak PT Raja Empat Jakarta usai melakukan diskusi, Minggu (14/03).

BENGKULU SELATAN (BS) – Belakangan ini harga Tandan Buah Sawit (TBS) di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) mengalami penurunan yang cukup signifikan. Sehingga, banyak petani sawit mengeluhkan harga tersebut. Berdasarkan ini informasi rutinnya turun harga TBS di Kabupaten BS ini karena di duga ada permainan harga dari pablik kepala sawit.

Mengatasi keluhan masyarakatnya, Bupati BS, Gusnan Mulyadi,SE,MM merencanakan membangun pabrik Crude Palm Oil (CPO) mini. Mereka juga sudah melakukan diskusi bersama beberapa pihak teknis dari PT Raja Ampat di Jakarta.

Bupati membenarkan, sudah melakukan diskusi kepada pihak PT Raja Empat Jakarta membahas mesin untuk membangun CPO mini di Kabupaten BS. Tujuannya, pembangunan CPO mini ini untuk menghilangkan keluhan masyarakat terkait harga jual TBS. Selain itu, juga tujuan dari pembangunan CPO mini ini untuk meningkatkan perekonomian di Kabupaten BS. Meskipun demikian, namun mereka masih akan mengkaji lebih dalam lagi untuk merealisasikan pembangunan CPO mini di BS.

“Ini baru gagasan atau ide, mudah-mudahan bisa terwujud. Kalau soal teknis mesin-mesin dan lainnya semua sudah punya solusi katakan sudah 90 persen. Namun kita masih mengkaji kelayakan ekonominya, kalau layak kita lanjutkan kalau tidak layak kita tunda dulu,” katanya.

Lanjutnya, perlu di ketahui, untuk mendirikan CPO mini di Kabupaten BS ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Pasalnya, pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu dan mencari solusi untuk mengembangkan ide untuk CPO mini ke depannya. Selain itu, CPO mini ini merupakan program baru di Kabupaten BS sehingga sangat membutuhkan perjuangan dan waktu yang cukup panjang. Agar tidak salah dalam mengambil tindakan untuk memakmurkan masyarakat Kabupaten BS.

“Ya, CPO mini ini merupakan program baru di Kabupaten BS jadi sangat membutuhkan perjuangan dan waktu yang cukup lama. Sebelumnya, kita melakukan diskusi bersama Dinas Pertanian kepada pihak PT Raja Empat Jakarta. Mereka menilai, untuk mendirikan CPO mini bukan hal yang mudah. Untuk itu kita akan pelajari lebih dalam lagi,” ujarnya.

Dia mengaku, apabila proses pengakajian dan pengembangan ide sudah selesai dan manfaatnya sangat baik untuk masyarakat Kabupaten BS. Maka mereka, akan melaksanakan pembangunan CPO mini ini. Karena, mayoritas di Kabupaten BS merupakan petani sehingga, dengan adanya CPO mini ini nantinya. Akan menjawab keluhan mereka terkait harga jual TBS.

“Semoga perjuangan ini diberikan jalan oleh tuhan karena kita manusia hanya bisa berencana dan tuhanlah yang nanti akan memberikan jalan atau bahkan menutup jalan tersebut,” Pungkas dia.(rjs)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here