Beranda Tak Berkategori Tanpa Guru PAI, Wali Kelas Merangkap

Tanpa Guru PAI, Wali Kelas Merangkap

105
0

TETAP- Kepala SDN 78 Kaur, Sipti Risuan, S.Pd melalui Waka, Yulianto, S.Pd mengatakan lantaran tak ada guru Mata Pelajaran (Mapel) Pendidikan Agama Islam (PAI). Wali kelas harus mengajarkan mapel PAI. Karenanya materi yang diajarkan hanyalah materi dasar. Seperti tata cara shalat atau tentang ibadah puasa. Mengingat mapel ini harus diajarkan oleh tenaga pengajar yang benar-benar menguasahi bidang tersebut.

“Harus diajarkan oleh mereka yang benar-benar ahli tentang Agama Islam. Contohnya dalam pembacaan kitab suci Al-Quran, ada yang namanya Ilmu Tajwid. Kalau hukum Tajwid-nya salah, maka artinya akan berbeda. Untuk itu guru yang kompeten dibidang tersebut harus ada disatuan pendidikan. Untuk sekolah kami yang mengajar mapel ini adalah wali kelas. Jadi materinya hanya dasarnya saja,” ujar Waka Kurikulum, Selasa (8/9).

Dengan makin berkurangnya tenaga pengajar mapel PAI, yang berstatus PNS. Diharapkan akan lebih banyak kuota, untuk bidang ini dalam requitmen CPNS. Cara lain untuk menutupi kekurangan, adalah dengan memanfaatkan alumni-alumni Perguruan Islam. Namun disekolahnya, untuk pengadaan guru mapel PAI terhalang oleh keterbatasan anggaran.

“Guru Agama PNS yang saya kenal yang berstatus PNS di Kabupaten Kaur. Rata-rata tamatan Pendidikan Agama Islam (PGA). Sudah banyak yang mau pensiun, ada juga yang sudah mangkat. Karenanya butuh regenasi dengan memasukkan kuota lebih banyak dalam CPNS. Atau lembaga yang menangani Agama Islam tolong bantu kami sekolah kecil dengan dana terbatas. Dalam pengadaan tenaga pengajar PAI,” tutup Yanto. (yie)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here