Beranda Berita Utama Takut Dicoret Bansos hingga Rindu Tanah Suci

Takut Dicoret Bansos hingga Rindu Tanah Suci

272
0

PADA saat kegiatan vaksinasi massal covid-19 di Mapolsek Kaur Tengah Polres Kaur, dalam rangka memeriahkan HUT ke-75 Bhayangkara, Jurnalis Radar Kaur (RKa) berhasil bertanya kepada beberapa warga yang telah selesai atau menunggu proses vaksinasi. Dari berbagai percakapan singkat, mayoritas mengaku sempat ada keraguan untuk melakukan vaksinasi. Namun lantaran beberapa alasan, mereka akhirnya ikut serta mensukseskan program pemerintah dalam penanganan covid-19. Berikut liputan selengkapnya.

HERY KURNIAWAN – SEMIDANG GUMAY

HERY/RKa
VAKSINASI: Beginilah suasana kegiatan vaksinasi massal yang digelar di Mapolsek Kaur Tengah, Sabtu (26/6).

BEREDARNYA video pendek seorang wanita yang terbilang masih muda, yang tengah berteriak kesakitan pasca injeksi vaksin covid-19, serta pemberitaan adanya korban jiwa setelah vaksinasi Covid-19, sempat membuat masyarakat Indonesia ragu untuk melakukan vaksinasi, termasuk masyarakat di Kabupaten Kaur. Hal tersebut membuat capaian target vaksinasi belum memenuhi harapan.

Meski ada, beberapa warga di wilayah eks-Kaur Tengah, yang menyampaikan alasan mengikuti vaksinasi atas kesadaran untuk memutus rantai pandemi covid-19. Namun keluarnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 tahun 2021 tentang Perubahan kedua atas Perpres Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksinasi dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan pandemi Virus Corona Disisase (covid-19), adalah yang paling banyak mempengaruhi mayoritas peserta vaksinasi massal.

Khususnya pada Pasal 13A (4) yang menegaskan bila orang yang telah ditetapkan sebagai sasaran vaksinasi, namun menolak diinjeksi, akan dihentikan bantuan sosial (bansos) hingga denda dan ditunda kepengurusan administrasi.

Namun ada juga alasan yang membikin haru. Seperti yang dikatakan Aminah (62) warga Desa Bunga Melur Kecamatan Semidang Gumay. Ia mengaku rela harus mengantre selama berjam-jam, karena kerinduan untuk dapat menginjakkan kaki di tanah suci Al Mukaromah. Ia berharap masyarakat Indonesia memiliki kesadaran untuk ikut vaksin, agar pandemi Covid-19 dapat segera sirna. Dan tanah suci dibuka kembali untuk masyarakat Indonesia yang akan berangkat haji.





LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here