Beranda Bengkulu Selatan Tak Sanggup Bayar Perbaikan, Mobnas Ditahan Bengkel

Tak Sanggup Bayar Perbaikan, Mobnas Ditahan Bengkel

132
0
IST/RKa
DITAHAN BENGKEL : Kondisi Mobnas milik Dikbud BS yang ditahan pihak bengkel, Selasa (14/9).

RKa ONLINE, BENGKULU SELATAN (BS) – Hampir tiga tahun, Mobil Dinas (Mobnas) Suzuki Grand Vitara BD 1247 BY milik Pemda Bengkulu Selatan (BS) ditahan pihak bengkel service di Jalan Kolonel Berlian Kota Medan Kecamatan Kota Manna. Penahanan Mobnas tersebut karena Pemkab BS belum melakukan pembayaran biaya perbaikan. Sehingga, langkah yang diambil pihak Bengkel Mandiri Servis, yakni penahanan kendaraan.

“Sebelum biaya perbaikan dibayar, mobnas ini tidak akan kami serahkan,” kata pemilik Bengkel Mandiri Service, Surasto.

Lanjutnya, Mobnas tersebut dititipkan untuk diperbaiki sejak tahun 2019 lalu kepada Bengkel Mandiri Service. Mobnas tersebut diketahui milik pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) BS. Setelah dilakukan perbaikan oleh pihak bengkel biaya perbaikan sebesar Rp 17 juta, namun sayangnya mereka tidak bisa membayar, sehingga dilakukan penahanan.

“Biaya perbaikannya sebesar Rp 17 juta,” ujarnya.

Ditambahkan Surasto, dirinya sudah sering menagih biaya perbaikan Mobnas tersebut kepada Dikbud BS. Namun, pihak Dikbud terus beralasan belum memiliki anggaran biaya perbaikan. Sebab anggaran dialihkan ke penanganan virus Covid-19. Hingga saat ini Mobnas tersebut masih ditahan oleh pihak Dikbud BS.

“Saya sudah sering menagih, tapi belum juga mereka bayar,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah ( BPKAD) BS, Lismanto Bayu, SE melalui Kabid Aset, Syahriar, SH membenarkan, ada salah satu Mobnas milik Pemkab BS yang ditahan bengkel. Dirinya pernah mau melakukan penarikan namun, pihak bengkel belum menyerahkan karena biaya perbaikan belum dibayar.

“Kita pernah mau tarik sebab menjadi temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), namun kita tidak bisa menariknya. Sebab tidak mau diserahkan pemilik bengkel. Dengan alasan biaya perbaikannya belum dibayar,” terang Syahriar.(rjs)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here