Beranda Berita Utama Sulitnya Belajar Daring, “Nyari” Sinyal hingga ke Kebun Sawit

Sulitnya Belajar Daring, “Nyari” Sinyal hingga ke Kebun Sawit

451
0
DEDI JULIZAR/RKa
BELAJAR: Pelajar Desa Air Palawan Kecamatan Nasal saat mencari signal untuk belajar during, Sabtu (7/8).

RKa ONLINE, NASAL – Pelajar yang tinggal di desa perbukitan Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur kesulitan mengikuti pembelajaran secara dalam jaringan (daring). Hal itu akibat sinyal internet pada smartphone yang mereka gunakan seringkali timbul tenggelam. Mereka harus mencari signal internet jauh dari tempat tinggalnya. Bahkan, setiap hari mereka harus rela belajar di bawah pohon kelapa sawit atau di tengah kebun karet.

“Kami kini belajar daring, jadi untuk mengikuti pelajar harus mencari signal internet yang lancar. Sehingga kami harus belajar di lokasi seperti ini, di tengah kebun sawit,” jelas Dina (16) pelajar MAN 1 Bengkulu Selatan Desa Air Palawan Kecamatan Nasal pada Radar Kaur (RKa), Sabtu (8/8).

Beruntungnya, sebut dia, bukan sendiri yang belajar dengan cara ini. Sehingga setiap hari mengikuti pelajaran ada teman. Kalau hanya sendiri jelas akan membuatnya lebih repot lagi. Karena pasti akan mencari signal yang bagus lebih jauh lagi dari rumah. Sedangkan dengan adanya teman ini mereka harus pergi untuk mengikuti pelajaran berjalan dua kilometer (Km) dari rumah.

“Kalau sendiri belajar di kebun kelapa sawit ini takut. Dengan adanya teman ini maka selain tidak takut juga betah. Kami berharap kondisi sulit signal di desa kami menjadi perhatian pemerintah,” ungkap dia. (mrn)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here