Beranda Politik dan Hukum Sulistero Minta Jangan Dibesar-Besarkan

Sulistero Minta Jangan Dibesar-Besarkan

177
0

BENGKULU SELATAN (BS) – Wakil Bupati (wabup) Bengkulu Selatan (BS), H.Rifa’i Tajudin, S.Sos akan menggelar rapat bersama Sekda dan Insepektorat BS. Rapat itu terkait dugaan Kepala Dinas Pertanian berinisial, Si berselingkuh dengan tetangganya, Nu. Apalagi beredar kabar bahwa keduanya sempat digrebek warga Prumnas Desa Ketaping Kecamatan Manna saat berada dalam rumah Nu, Senin (10/08) sekira pukul 07.01 WIB. Meskipun sejauh ini, belum dapat dipastikan bahwa Si memang masuk kedalam rumah Nu atau tidak. Karena tidak ada bukti dari lapisan masyarakat bahwa Si memang masuk kedalam rumah Nu tersebut.

Wakil Bupati BS, H.Rifa’i Tajudin,S.Sos mengatakan, untuk sanksi belum dapat dipastikan kepada Si karena bukti belum ada yang kuat. Jika, bukti memang menunjukan bahwa Si melanggar aturan baik aturan ASN maupun aturan agama. Maka akan di berikan sanksi, namun sejauh ini belum ada sanksi yang diberikan secara jelas. Selain itu, mereka juga sudah meminta Inspektorat sudah diminta untuk berkerja menangani persoalan ini.

“Kita sudah minta Inspektorat untuk mendalami kasus dugaan tersebut,” ungkapnya.

Terpisah, Si mengatakan, setiap hari dirinya berolah raga keliling komplek mencari keringat sebelum mandi. Kebutulan pada saat itu, dirinya ingin membeli pulsa kepada Nu karena sudah langganan dan tetangganya juga. Namun, dirinya mengaku tidak masuk kedalam rumah hanya berada di teras depan. Lalu, Nu menjawab pulsa sudah habis, dirinya langsung lari. Bohong kalau dikatakan sampai 30 menit berada di dalam rumah, kalau memang dia dalam rumah, kenapa tidak digerebek oleh masyarakat.

“Saya membantah keras di grebek oleh warga dan saya juga membantah keras kalau saya di seret ke kantor desa,” tegasnya.

Lanjutnya, dirinya minta hal ini tidak di perbesar karena memang dirinya tidak terbukti masuk kedalam rumah Nu. Jika, memang dirinya masuk di dalam rumah Nu, kenapa masyarakat tidak grebek dirinya. Dirinya siap diproses oleh inspektorat. Bahkan kalau Inspektorat tidak mengambil tindakan. Dirinya akan melapor ke Inspektorat. Karena, tuduhan itu tidak benar-benar terjadi.

“Saya minta permasalahan ini tidak dibesar-besarkan dan semua ini jadi pembelajaran bagi saya,” demikian Silustero.(rjs)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here