Beranda Berita Utama Sah, Mendagri Tunda Pilkades Hingga Pilkada 2020 Selesai

Sah, Mendagri Tunda Pilkades Hingga Pilkada 2020 Selesai

685
0


BINTUHAN – Gonjang ganjing pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak harus diakhiri. Dan struktur pemerintahan mulai dari Pemda Kabupaten sampai pemerintah desa fokus pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Menyusul Surat Edaran (SE) Mendagri Muhammad Tito Karnavian dengan nomor 141/4528/SJ kepada bupati dan walikota seluruh Indonesia. SE tersebut berkaitan dengan perintah penundaan pelaksanaan pilkades dan pilkades Pergantian Antar Waktu (PAW) hingga pilkada serentak tahun 2020 selesai.

Untuk diketahui, Pilkada serentak akan dilaksanakan 9 Desember 2020. Sehingga bisa dipastikan bahwa Pilkades paling cepat baru bisa digelar tahun 2021 mendatang.

Pada poin pertama SE yang bertanda tangan 10 Agustus 2020 itu, bahwa pilkada adalah program strategis nasional sehingga harus didukung oleh daerah, baik yang menggelar pilkada atau tidak.
Pada poin kedua, bahwa pemerintah daerah harus mendukung pilkada yang aman dan bebas dari covid-19.

Poin ketiga berbunyi, PP nomor 47 tahun 2015 tentang perubahan atas PP nomor 43 tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan UU nomo 6 tahun 2014 tentang Desa.

Pasal 57 ayat 1 berbunyi bahwa dalam hal terjadi kebijakan penundaan pelaksanaan pilkades, kades yang habis masa jabatan tetap diberhentikan dan selanjutnya buoati/walikota mengangkat penjabat kepala desa.

Dan pasa Pasal 57 ayat 2 mengatur kebijakan penundaan pelaksanaan pilkades.

Dikonfirmasi Kadis PMD Kabupaten Kaur, H.Asmawi,S.Ag,MH memastikan kebenaran SE Mendagri tersebut. Pihaknya memastikan akan mematuhi dan melaksanaan serta tetap menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban pemerintahan desa.

“Iya,” jawabnya singkat via whatsapp Selasa (11/8), saat ditanya apakah Pemda Kaur sudah menerima SE tersebut.(sst)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here