Beranda Berita Utama RSUD Kaur Berbenah, Menuju Kelas C

RSUD Kaur Berbenah, Menuju Kelas C

212
0
HERY/RKa SURVEY: Tim Dinkes Provinsi Bengkulu didampingi Direktur RSUD Kaur melakukan survey ke ruang perawatan dan administrasi, Selasa (261/1).

SEMIDANG GUMAY – Langkah Manajemen RSUD Kaur untuk menaikan level rumah sakit dari Kelas D kembali menjadi Kelas C dimulai, Selasa pagi (26/1). Diawali dengan kedatangan Tim Pengawas Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu yang melakukan survei awal terhadap usulan kenaikan kelas di RSUD Kaur. Dalam kunjungan kerja ini, 4 orang petugas survey Dinkes Provinsi Bengkulu terdiri dari Kasi Pelayanan Kesehatan (Yankes) Nur Ikhlas bersama staf, Erik Rahman Hidayat. Serta Kasi Pelayanan Kesehatan Rafika Dwi S bersama staf, Hartatik melakukan pengecekan ke setiap ruangan. Seperti ruang Intalasi Gawat Darurat (IGD), Ruangan Instalasi Rawat Inap (Irna) bahkan ruang isolasi pasien Covid-19.

“Untuk tahap survei awal yang telah kami lakukan ke sejumlah rumah sakit. RSUD Kaur termasuk sudah paling baik untuk direkomendasikan agar naik kelas kembali menjadi kelas C. Baik dari segi pelayanan ataupun sarana dan prasarana,” ujar Nur Ikhlas.

Dirinya mengakui ada beberapa bagian yang harus diperbaiki agar RSUD Kaur yang kini berstatus sebagai rumah sakit kelas D bisa naik ke tingkat diatasnya atau Kelas C. Seperti misalnya masih terbatasnya Camera CCTV di ruang Isolasi pasien Covid-19. Hal ini diperlukan agar dalam pengawasan dapat makin diperketat. Dan paling penting adalah penerapan Sistem Informasi Managemen Rumah Sakit Terintegrasi (SIMRST) berbabis komputer.

“Insha Allah Dinkes Provinsi Bengkulu berusaha menjembatani agar Kemenkes RI dapat membantu untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada,” sampainya.

Ditempat yang sama, Direktur RSUD Kaur, dr. H Ahmad Mufti Herdiawansyah didampingi para Kepala Bidang mengatakan, dengan segala keterbatasan pihaknya telah semaksimal mungkin melakukan pelayanan kepada masyarakat. Pihaknya juga terus berbenah agar dari waktu ke waktu kinerja dan kualitas RSUD Kaur semakin lebih baik.

“Misalnya belum maksimalnya penerapan Sistem Informasi Managemen Rumah Sakit Terintegrasi (SIMRST) berbabis komputer. Salah satu faktornya karena keterbatasan SDM. Tapi kini kami terus belajar dan belajar agar penerapannya makin lebih baik. Insha Allah meski masih jauh dari kata sempurna. Kami RSUD Kaur terus berusaha memberikan pelayananan maksimal bagi masyarakat,” ungkap dr. Ahmad kepada Radar Kaur. (yie)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here