Beranda OPINI Ring Piston Kekuasaan, Bisa Bahayakan Kada

Ring Piston Kekuasaan, Bisa Bahayakan Kada

301
0

Oleh: Musfi Yendra

SALAH satu komponen paling penting pada kompleknya mesin sebuah mobil adalah ring piston. Banyak sekali fungsinya karena posisinya yang sangat vital. Di kekuasaan juga ada ring piston.

Pada mesin fungsinya antara lain, menjaga kompresi mesin agar tetap optimal. Mesin pada mobil merupakan teknologi yang kompleks. Jika terdapat masalah pada ring piston maka mesin akan mengalami berbagai kerusakan.

Kemudian mampu mencegah kebocoran kompresi. Berikut menghalau oli masuk ke ruang bakar. Selanjutnya, mengurangi gesekan dinding silinder. Piston juga mampu mengirim panas pada dinding selinder.

Jika ring piston pada mobil ini bermasalah tentu akan sangat menganggu performa bekerjanya mesin pada sebuah mobil. Tentu fatal akibatnya jika mengabaikan ini.

Bukan hanya rem mobil blong yang membahayakan. Ring piston rusak juga berbahaya.

Pada Kekuasaan

Pada sebuah kekuasaan juga selalu terdapat ring. Saya sebutlah istilahnya ring penguasa.

Ring kekuasaan tentu adalah orang dekat sang penguasa. Orang yang bisa dipercaya luar dalam. Jika diancam kepalanya ditembak sekalipun ia tidak akan membuka rahasia.

Orang dekat penguasa dalam konteks kepala daerah biasa juga diistilahkan “gubernur malam”, jika ia orang kepercayaan gubernur. “Bupati malam”, bagi orang dekatnya bupati, dan “walikota” malam jika ia kepercayaan walikota.

Ia menjadi shift dua pemegang kekuasaan jika gubernur, bupati dan walikota kota yang asli sudah habis jam resmi bekerjanya di sore hari.

Kepala daerah asli dipilih secara legitimasi oleh rakyat, penguasa malam ini ditunjuk langsung oleh sang penguasa.

Orang dekat penguasa ini sering juga disebut, pembisik, ring 1, ring ½ atau ring ¼. Faktanya orang-orang dekat penguasa ini ada yang menempel langsung dengan gubernur, bupati atau walikota, ada juga yang hampir jarang terlihat, tapi memiliki peran yang sangat kuat atau besar.

Orang dekat, gubernur malam, bupati malam, walikota malam, pembisik, ring 1, ring ½, ring ¼ atau apapun istilahnya bukanlah jabatan formal struktural pada pemerintahan seperti sekda atau kepala dinas.

Bukan yang yang itu ring penguasa. Itu namanya Kepala SKPD.

Orang dekat ini asalnya dari partai sang penguasa, keluarga dekat atau kawan lama. Yang sudah teruji loyalitasnya. Saking kuatnya pengaruh “ring kekuasaan” itu, sampai sekda atau kepala dinas harus tunduk kepadanya.

Begitu benar hebatnya dia. Deras!

Sama dengan ring piston pada mesin sebuah mobil. Ring penguasa ini juga memiliki berbagai fungsi yang sangat vital. Apa saja?

Mengatur Posisi Jabatan Strategis

Walaupun ada regulasi yang mengatur penempatan posisi strategis dalam sebuah orang birokrasi. Lelang jabatan, uji kompetensi dan fit and proper test.

Namun, peran ring penguasa sudah rahasia umum bisa juga menempatkan orangnya, dengan mengabaikan kapasitas atau kompetensi pejabat yang memadai. Sehingga, sering terjadi pertentangan internal para birokrat jika ada proses mutasi. Ring penguasa menjadi aktor suburnya patalogi birokrasi.

Ring penguasa ini bisa mengatur jabatan eselon paling tinggi, jabatan pada perusahaan daerah, hingga sekedar jabatan kepala sekolah negeri sekalipun.

Mengatur Pemenang Tender Proyek

Walaupun tender proyek pemerintah sudah online menggunakan kanal LPSE dan data barang sudah e-catalog, tidak membuat semua itu menjadi fair.

Banyak celah yang dimainkan oleh ring penguasa untuk bisa mengatur siapa yang bisa memenangkan sebuah tender pekerjaan pemerintah. Tender saja bisa dia atur, apalagi kalau yang receh-receh proyek Penunjukan Langsung (PL).

Siapa prioritas mendapat proyek? Tim sukses, sponsor, kader partai atau orang dekat penguasa.

Fundraising sang penguasa dan partai, ini fungsi ring piston kekuasaan berikutnya.

Menjadi kepala daerah ini berbiaya besar. Saat mencalonkan saja modalnya bisa puluhan miliar. Gaji kepala daerah itu tidak besar. Tuntutan kebutuhan dan gaya hidup akan semakin banyak. Belum lagi permintaan partai.

Ring penguasa akan bertugas menjadi perpanjangan tangan penguasa untuk bisa melakukan fundraising (penghimpunan uang).

Bagaimana caranya, meminta upeti dari pejabat yang ditempatkan, fee proyek dari tender yang diatur atau canvasing (tangguak rapek) dengan menjalankan proposal secara resmi atau tidak resmi atas nama penguasa kepada pengusaha atau instansi tertentu.

Setidaknya itu fungsi utama ring penguasa. Jika pada mesin mobil ring pistonnya sempat rusak maka membahayakan pada mesin mobil.

Jika ring kekuasaan tugasnya bocor dan berurusan dengan hukum, bisa terancamlah masa depan sang penguasa dan juga partainya. (*)

Penulis, Dosen Fisipol Universitas Ekasakti, Padang.




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here