Beranda Pendidikan Rapid Test Semua Murid SDN 8 Unreaktif

Rapid Test Semua Murid SDN 8 Unreaktif

80
0
HERY/RKa
RAPID TEST: Guru dan Murid SDN 8 sedang menjalani rapid test, Kamis (5/11).

SEMIDANG GUMAY – Sehubungan dengan adanya hasil reaktif terhadap 2 murid SDN 8 Kaur. Kamis (5/11), Puskesmas Mentiring melakukan pengecekan terhadap pelajar kelas I dan III disekolah tersebut. Dari hasil yang dilakukan kepada 60 murid serta 13 guru. Semuanya dinyatakan non reaktif. Meski begitu pihak Puskesmas tetap akan melakukan pemantauan. Dan mengharapkan agar warga diwilayah tugasnya. Tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

“Alhamdulillah hasilnya rapid test-nya non reaktif semua. Jadi masih sebatas klaster keluarga saja. Tapi tetap akan dilakukan pemantauan. Dan harapan kami agar masyarakat di Kecamatan Semidang Gumay. Tetap menjalankan prokes secara ketat,” ujar Kepala Puskesmas Mentiring, Yawatitus, A.Md.Keb, S.KM pada RKa.

Dia juga menghimbau agar warga tak segan melakukan rapid test. Bila merasakan gejala paparan Covid-19. Seperti flu dan batuk serta demam tinggi. Karena belum lama ini pihaknya baru saja mendapatkan bantuan. Berupa 300 unit alat rapid test. Dan tak lama lagi juga mendapat tambahan 200 unit.

“Jangan ragu untuk datang guna melakukan rapid test, kalau merasa ragu dengan kondisi tubuh. Untuk alatnya saat ini telah tersedia dan baru digunakan sebagian. Tanpa di pungut biaya apapun. Karena hal tersebut merupkan langkah dalam pemutusan rantai pandemi Covid-19,” harap Kapus Mentiring.

Selain mengucapkan syukur atas hasil rapid test yang dilakukan. Kepala SDN 8 Kaur, Darlan, S.Pd membenarkan bila Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. Untuk sementara dialihkan ke Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Sebelum kembali melakukan KBM tatap muka. Pihaknya terlebih dahulu akan melakukan sterilisasi. Dengan menyemprotkan Disinfektan keseluruh bagian gedung sekolah. Pembelajaran tatap muka mesti dilakukan. Untuk mempersiapkan Penilaian Akhir Semester (PAS) ganjil yang rencananya dilangsungkan bulan Desember mendatang.

“Alhamdulillah hasilnya sesuai yang diharapkan. Untuk sementara dialihkan dulu belajar dirumah selama seminggu. Untuk anak kami yang hasil rapid test-nya reaktif. Masih karantina mandiri selama 14 hari. Nanti sebelum tatap muka akan disterilkan dulu,” ujar Kepsek.

“Sebentar lagi mau ulangan semester ganjil. Harus banyak yang dipersiapkan. Karenanya tatap muka harus dilakukan,” tutup Darlan. (yie)

 




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here