Beranda Metropolis Rahmat A – Hedardi Jamaika Pimpin HGMKK Jabodetabek

Rahmat A – Hedardi Jamaika Pimpin HGMKK Jabodetabek

155
0
IST/RKa
FOTO BERSAMA : Rahmat Ardiansyah sebagai Ketua dan Hedardi sebagai Wakil Ketua HGMKK Jabodetabek Periode 2021-2023 sesi berfoto bersama usai kegiatan.

BINTUHAN – Untuk memperkuat jalinan silaturahmi ajang anak-anak muda Kabupaten Kaur yang berada di perantauan Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), Persatuan Warga Kabupaten Kaur (PWKK) menggelar musyawarah terbatas Himpunan Generasi Muda Kabupaten Kaur (HGMKK) Jabodetabek, Minggu (14/3). Kegiatan musyawarah dengan mengusung tema “ Mengokohkan Komitmen Silaturahmi Anak Muda Kaur Menuju Generasi Muda yang Se’ase Sehijean” ini digelar di Gedung Serba Guna Padang Golf Pangkalan Jati, Cinare, Jakarta Selatan.

Koordintor Divisi V Bidang Pengembangan SDM, Diklat dan Seni Budaya PWKK, Dr. Dessy Sunarsi, SH, MM kepada wartawan Radar Kaur (RKa) mengatakan, kegiatan ini juga dalam rangka memperingati hari ulang tahun PWKK yang ke-66 yang jatuh pada tanggal 6 Maret 2021 lalu. Musyawarah ini merupakan bagian dari konsolidasi internal organisasi HGMKK sebagai organisasi bagian dari PWKK Jabodetabek. Ini untuk memantapkan kembali arah dan tujuan organisasi ke depan.

Selain itu, kegiatan ini juga sekaligus memilih ketua dan wakil ketua HGMKK Jabodetabek periode 2021-2023 yang akan meneruskan estafet kepemimpinan yang berkesinambungan. Dari hasil musyawarah dan mufakat Anggota HGMKK Jabodetabek memutuskan dan menetapkan Rahmat Ardiansyah, ST sebagai Ketua HGMKK. Rahmat Ardiansyah, ST merupakan lulusan S1 Teknis Sipil dan Lingkungan IPB, Bogor. Ia juga penerima beasiswa bintang jemput bintang (BJB). Ia berasal dari Desa Tanjung Pandan Kecamatan Kaur Tengah. Sedangkan Hedardi Jamaika, S.Pd terpilih menjadi Wakil Ketua HGMKK Jabodetabek Periode 2021-2023. Ia merupakan lulusan S1 Pendidikan Bimbingan Konseling UIN Raden Intan Lampung. Ia berasal dari Desa Padang Petron Kecamatan Kaur Selatan.

Dessy menjelaskan, sebagai organisasi bagian dari PWKK Jabodetabek, bermula bernama Himpunan Generasi Muda Kaur se-Jakarta ini dibentuk pada bulan Mei 1976 dengan deklarator diantanya, Daili Said, Thamrin Fikir, Baharuddin AS, Taufik Mance, A. Latief Sulaiman dan Rusdy Kasim Taim. Keenamnya merupakan tokoh pemuda Kaur yang merantau studi di Jakarta pada masa itu. Kini di usianya yang memasuki 45 tahun, di tengah pasang surut dinamika kepengurusannya, HGMKK perlu berbenah diri memasuki generasi milenial era 4.0.

“Intinya HGMKK Jabodetabek merupakan wadah organisasi kedaerahan pemuda dan pemudi Kaur di perantauan Jabodetabek, untuk terus mewujudkan dan menerapkan nilai se’ase sehijean, sekate dan setulungan. Misi HGMKK Jabodetabek sendiri yaitu menciptakan interal HGMKK yang harmonis, bersinergi dan berintregritas. Meningkatakan dan pemberdayaan SDM HGMKK Jabodetabek untuk mewujudkan dan mengimplementasikan HGMKK ber Imtaq, Iptek, Etika, Estetika dan Harmoni. Menyempurnakan keanggotaan HGMKK yang terdiri dari anak muda Kaur yang berusia 17-35 tahun. Dan merupakan orang asli Kaur atau keturunan dari orangtua yang berasal dari Kaur. Atau salah satu orang tua keturunan dari Kabupaten Kaur,” ujar Dessy.

Ia berharap, melalui musyawarah Terbatas HGMKK Se Jabodetabek ini setelah terpilihnya ketua dan wakil ketua nantinya akan terbentuk kepengurusan HGMKK Jabodetabek Periode 2021 -2023. Hal ini guna melanjutkan perjuangan memperkuat tali silaturahmi dan sinergitas kolaborasi. Baik antara sesame anggota HGMKK, maupun antara HGMKK dengan PWKK se-Jabodetabek yang merupakan orangtua dari organisasi HGMKK. Agar, nilai-nilai luhur yang dibangun oleh PWKK Jabodetabek yaitu Sekate, Serase, Setulungan dan Sehijean dapat menjadi pedoman bagi seluruh Anggota HGMKK dalam menyusun program-program serta kegiatan HGMKK kedepannya.

Dengan protokol kesehatan ketat ditengah pandemi Covid-19, saat pembuka acara peserta yang hadir disajikan dengan Tari Kreasi Modern Kabupaten Kaur yaitu Dayung Piaman ciptaan Mursalin pendiri Sanggar Tari Putri Dayang Pandan di Kaur, yang merupakan elaborasi dari gerak tari Mainangan. Tarian ini dibawakan dengan lincah oleh enam anak muda Kaur HGMKK Yuni, Chrisnia Nurbaiti, Deka, Satria, Rizon, Rahmat secara berpasangan. (roh)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here