Beranda Berita Utama Bahaya Hoax, Wartawan Mesti jadi Pembeda

Bahaya Hoax, Wartawan Mesti jadi Pembeda

1095
0
UJANG/RKa
DUDUK : Kadis Kominfo Kaur Asman Suhadi,SP, Ketua PWI Provinsi Zaky Anthony,SH,MH dan Ketua PWI Kabupaten Kaur, Daspan Haryadi,S.Ip dalam acara “Sosialisasi Bahaya Hoax” yang digelar oleh Dinas Kominfo Kaur, Minggu (11/4).

RADARKAUR.ID – Sebanyak 35 wartawan baik cetak, elektronik maupun online, Minggu (11/4) mengikuti Sosialisasi Bahaya Hoax dengan tema “Peran Serta Media Melawan Hoax Demi Terjaganya Kehidupan Masyarakat Yang Kondusif”. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian (Kominfo) Kabupaten Kaur itu menghadirkan Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Zaky Anthony,SH,MH dan Ketua PWI Kabupaten Kaur, Daspan Haryadi,S.Ip sebagai narasumber. Acara dibuka oleh Kadis Kominfo Asman Suhadi, SP.

Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Zaky Anthony,SH,MH mengatakan bahwa informasi yang melimpah saat ini mesti dicermati dengan baik. Terutama informasi dari media sosial (medsos) yang tidak terjamin kebenarannya. Maka menjadi tugas seorang wartawan dan didukung oleh media tempatnya bernaung, untuk menyampaikan informasi secara akurat dan sesuai fakta.

“Seorang jurnalis harus menjadi pembeda dibanding informasi-informasi yang disampaikan oleh medsos. Jurnalis harus mengedepankan fakta serta tidak memberikan informasi yang menyesatkan. Untuk itu sebelum menyebarkan informasi, maka jurnalis harus mengecek kebenaran informasi itu, melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang berkaitan. Dalam tugas jurnalistiknya jurnalis harus menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Sehingga tidak ada wartawan yang tersandung hukum serta fungsi wartawan dihormati,” bebernya.

Lanjut Ketua PWI, dalam menyajikan berita harus berimbang. Berita tidak bersifat menghakimi serta menghormati azas praduga tak bersalah. Karena pemberitaan yang disajikan akan mempengaruhi kehidupan masyarakat. Selain itu juga dalam kesempatan tersebut narasumber mengakui bahwasannya untuk mendapatkan infomasi masyarakat saat ini lebih lebih gampang hal ini karena telah majunya dunia elektronik.

Saat membuka acara, Kadiskominfo Kaur, Asman Suhadi,SP mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi atau penyuluhan yang diberikan untuk mengajak para wartawan memberikan informasi kepada masyarakat secara berimbang dan yang paling utama melawan hoax.

“Kegiatan yang dilakukan untuk menambah wawasan para wartawan dalam menyajikan informasi kepada masyarakat, serta peran media dalam melawan hoax,” kata Kadis Kominfo.(ujr)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here