Beranda Pendidikan PTM Terbatas, Guru Diingatkan tak Paksakan Murid

PTM Terbatas, Guru Diingatkan tak Paksakan Murid

49
0

RKa ONLINE, JAKARTA – Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek, Jumeri, mengingatkan para guru untuk tidak mengejar ketertinggalam materi sekaligus pada awal pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Hal yang harus diutamakan, kata dia, ialah membangun karakter dan kesenangan anak akan sekolah.

“Kita cek dulu secara psikologis, beri motivasi tentang kesehatan. Pastikan anak-anak kita mematuhi protokol kesehatan. Ketika anak-anak di sekolah akan lebih mudah dikontrol karena sehari hanya empat jam dan jumlahnya sedikit,” kata Jumeri dalam siaran pers, Senin (13/9).

Menurut Jumeri, membangun karakter dan kesenangan anak akan sekolah di awal pembukaan sekolah bertujuan agar mental anak-anak yang baru saja kembali ke ruang belajar tatap muka siap. Kemudian, Jumeri juga mengingatkan agar mereka memastikan untuk jangan sampai terjadi diskriminasi pada anak yang masih memilih untuk belajar dari rumah, baik terkait materi pelajaran atapun dalam pemberian nilai.

“Tidak boleh memberi soal yang sama pada siswa tatap muka dan PJJ, karena pemahamannya pasti berbeda. Berikan evaluasi sesuai kondisi anak, ini penting agar anak-anak kita tidak merasa takut,” jelas dia.

Selain guru, Jumeri juga mengimbau para kepala sekolah untuk mengatur pembelajaran di sekolah dengan baik. Dia mengatakan, saat PTM terbatas berlangsung siswa cukup diberikan materi-materi yang esensial, apalagi jika melihat sebagian besar waktu belajar siswa adalah di rumah.

“Karena seminggu hanya dua hari, empat harinya di rumah. Dan kepada anak yang belum bisa ke sekolah, jangan berkecil hati,” kata Jumeri.




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here