Beranda ADVERTORIAL Proyek Jembatan Jalan Nasional ini Dianggap Siluman

Proyek Jembatan Jalan Nasional ini Dianggap Siluman

1116
0

Ist/RKa
PROYEK JEMBATAN: Kegiatan pembangunan jembatan di Jalan Nasional ini diperkirakan sudah habis masa kontrak. Poto diambil beberapa waktu lalu.

RKa ONLINE, TANJUNG KEMUNING – Proyek pembangunan jembatan Air Gegasan di Desa Tanjung Aur I Kecamatan Tanjung Kemuning diduga sudah habis masa kontrak. Camat Tanjung Kemuning Roliansyah,S.Sos angkat bicara dengan keadaan proyek yang dianggap Proyek Siluman tersebut.

Roliansyah mengatakan sangat kecewa dengan kontraktor pelaksana yang tidak mau koordinasi sebatas mana pembangunan jembatan. Padahal sebagai kepala wilayah wajib mengetahui apapun yang terjadi dilingkungan wilayahnya.

“Saya pernah satu kali mampir ke proyek Jembatan Air Gegasan. Respon mereka dengan datangnya terlihat acuh tak acuh saja,” kata Camat Tanjung Kemuning.

Lanjutnya, informasi yang beredar proyek jembatan yang menghabiskan dana miliyar rupiah tersebut sudah habis masa kontrak dan beralih dengan kontraktor lain.

“Jangan sudah ada masalah baru mau meminta tolong dengan kecamatan. Jujur saya tidak akan membantu kontraktor tersebut jika terjadi hal yang tidak diinginkan, saya betul betul kecewa,” jelasnya.

Dilain pihak warga Desa Tinggi Ari dan Desa Tanjung Aur yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan tidak ada kontribusi dari pihak kontraktor pelaksana ke masyarakat sekitar.

“Seharusnya kontaktor juga melibatkan pemerintah desa dan masyarakat sekitar. Saya contohkan saja jika terjadi kecelakaan kerja pada pembangunan jembatan tersebut siapa yang akan menolong mereka kalau bukan warga dua desa ini,” ujarnya.

Wartawan Radar Kaur sudah berusaha untuk mengkonfirmasi hal tersebut. Namun karena keetiadaan informasi tentang identitas pelaksana kegiatan membuat awak media ini kesulitan untuk menghubungi. Akibatnya Radar Kaur belum memiliki keterangan dari pihak pelaksana kegiatan.(pin)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here