Beranda Berita Utama Program BSPB Sentuh 204 Rumah Warga

Program BSPB Sentuh 204 Rumah Warga

224
0
DEDI JULIZAR/RKa
BATU PERTAMA: Bupati Kaur melakukan peletakan batu pertama program BSPB di Desa Sinar Banten Kecamatan Nasal, Kamis (3/9).

NASAL – Bupati Kaur Gusril Pausi,S.Sos,MAP melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah warga Desa Sinar Banten Kecamatan Nasal dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Kamis (3/9). Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kaur Drs. M.Thabri, Kepala Satker PUPR Provinsi Bengkulu Iswandi, S.Sos, Kades se-Kecamatan Nasal dan tokoh masyarakat. Untuk tahap kedua di Kecamatan Nasal, ada 204 rumah warga masuk dalam program BSPS. Dengan rincian Desa Tebing Rambutan 58 unit, Trijaya 84 unit dan Sinar Banten 62 unit.
Bupati mengatakan, program BSPS ini murni untuk membantu masyarakat untuk memiliki rumah layak huni. Dalam program ini yang diuntungkan masyarakat langsung. Tapi perlu diketahui, bahwa Pemda akan terus mendukung program ini untuk masyarakat. Bahkan Gusril menegaskan, tahun depan jumlah biaya untuk program ini akan lebih dimaksimalkan.
“Kami ingin masyarakat dapat menikmati rumah layak huni. Karena itulah saya akan terus mendorong agar program terus ditingkatkan. Kepada Kades ajukan warga yang layak mendapatkan program ini untuk tahap berikutnya,” ungkap Bupati.
Lanjutnya, perlu diketahui oleh masyarakat, bantuan untuk perumahan yang disebut bedah rumah ada tiga sumber dana. Mulai dari APBN, Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD. Selain program ini, saat ini Pemda Kaur ada program pemasangan listrik gratis bagi masyarakat kurang beruntung. Ada program untuk permukiman 1.000 unit rumah.
“Pemda Kaur terus berusaha yang terbaik untuk masyarakat. Demi untuk tercapainya kemajuan di Kabupaten kita ke depannya. Mari bersama berjuang untuk menciptakan kemajuan. Sebab dengan bersama, kemajuan itu akan bisa diraih,” tuturnya.
Sementara Kepala DPKP Drs. M. Thabri menyampaikan, masyarakat yang menerima program BSPS ini mendapatkan bantuan dana Rp 17,5 juta/orang. Dana itu langsung masuk ke rekening masyarakat penerima. Mengenai belanja bahan – bahan, masyarakat bisa mencari rekanan ke pihak tertentu. Dalam penentuan tempat belanja sepenuhnya hak masyarakat penerima bantuan.
“Kami berharap program BSPS ini berjalan sesuai harapan. Sehingga masyarakat penerima bisa memiliki rumah layak huni,” ujarnya. (mrn)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here