Beranda Berita Utama PPKM, Gudang Kopi Banyak Tutup

PPKM, Gudang Kopi Banyak Tutup

28
0
DOK/RKa
KOPI: Jemuran biji kopi warga Desa Air Palawan Kecamatan Nasal beberapa waktu lalu.

RKa ONLINE, NASAL – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat Kabupaten Kaur. Khususnya masyarakat petani di Kecamatan Nasal. Gudang – gudang besar penampung biji kopi sudah banyak tutup. Dengan kondisi ini harga biji kopi berpeluang akan mengalami tren turun. Kondisi ini pasti akan menyangkut dengan penghasilan petani kopi. Bahkan akan memberi pengaruh dengan daya beli masyarakat petani.

Bahron (47) toke kopi Dusun Kulik Sialang Desa Muara Dua Kecamatan Nasal membenarkan, bahwa kopi yang mereka jual ke toke belum bisa dihitung. Kondisi ini terjadi karena PPKM. Kalau harga kopi di tingkat petani paling mahal sekarang ini Rp 17.000/kilogram (Kg). Harga ini bukanlah harga patok dari gudang besar. Berdasarkan firasat mereka sebagai pembeli saja.

“Kini harga kopi di perbukitan tidak ada ketentuan. Tergantu dengan keberanian kami pembali. Kondisi ini akibat banyak gudang besar di Provinsi Lampung sedang banyak tutup,” ungkapnya.




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here