Beranda Pendidikan PIP 2020 di Kaur Diambil 58 Persen Penerima

PIP 2020 di Kaur Diambil 58 Persen Penerima

66
0
IST/RKa
CAIRKAN: Pelajar penerima manfaat PIP tahun 2020 sedang mengurus pencairan di salah satu bank di Kota Bintuhan, beberapa hari lalu.

BINTUHAN – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud) RI mencatat, ada 13.775 peserta didik jenjang dasar sampai menengah atas dan kejuruan. Di Kabupaten Kaur sebagai penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2020. Berdasarkan catatan per-November 2020. Baru 8.019 atau 58,21 persen dari total penerima manfaat sudah mencairkan bantuan PIP. Disiapkan anggaran sebesar Rp. 7.630.550.000,-. Sedang dana yang telah cairkan penerima manfaat adalah Rp.4.269.200.000.

“Datanya kan berdasarkan laporan tanggal 30 November lalu. Bulan Desember ini proses pencaidan dananya terus dilakukan. Jadi persentase yang belum menerima akan terus berkurang,” sampai Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah IX Bintuhan, H Jayadi Ruslan, SS, M.TPd pada RKa, Sabtu (26/11).

Berdasarkan pembagian dari tingkatan jenjang pendidikan. Untuk tingkatan SD ada 7.240 murid penerima manfaat. Dengan kucuran dana Rp. 2.907.675.000,-. Sedangkan total murid yang telah mencairkan adalah 4.338 murid atau 59,92%. Dengan total anggaran 1,683.450.000,- atau 57,90% .

Untuk jenjang SMP ada 3.906 penerima manfaat, dengan total dana yang telah disalurkan sebesar Rp. 2.436.375.000,-. Yang telah melakukan pencairan hingga November 2020 adalah 2.203 siswa atau 56,40%. Dengan total anggaran 1.362.750.000,- atau 55,95% dari total anggaran.

Sedang untuk jenjang SMA tercatat 1.730 penerima manfaat. Untuk total anggaran Rp. 1.507.000.000,-. Ada 1.041 atau 60,17% dari total penerima yang telah mencairkan. Dengan mengucurkan Rp. 861.000.000,-. Atau 57,13% dari total anggaran yang telah disiapkan.

Terakhir untuk jenjang pendidikan SMK tercatat 899 siswa penerima manfaat. Dianggarakan dana sebesar Rp. 779.500.000,-. Telah ada 437 siswa atau 48,61%, yang mencairkan bansos pendidikan PIP tahun 2020. Dengan total dana Rp.362.000.000,- atau 46,44% dari total anggaran tahun 2020.

Bila di lihat dari pembagian wilayah 15 Kecamatan di Kabupaten Kaur. Di Kecamatan Kaur Selatan tercatat 1.873 penerima manfaat, dengan anggaran sebesar Rp. 1.153.650.000,-. Telah dilakukan pencairan sebesar Rp. 756.200.000,- atau 65,55%. Untuk 67% penerima atau 1.255 pelajar.

Di Kecamatan Kaur Tengah tercatat 607 penerima manfaat, dengan anggaran sebesar Rp. 348.525.000,-. Telah dilakukan pencairan sebesar Rp. 199.850.000,- atau 59,31%. Untuk 59,31% penerima atau 360 pelajar.

Di Kecamatan Kaur Utara tercatat ada 1.461 penerima manfaat. Sedang yang telah mencairkan baru 367 siswa dengan persentase 43,60%. Disalurkan anggaran Rp. 867.850.000,- . Untuk yang telah dicairkan baru Rp.376.325.000,- atau 43,36%.

Di Kecamatan Kelam Tengah tercatat ada 672 penerima manfaat. Sedang yang telah mencairkan baru 281 pelajar atau 41,82%. Disalurkan anggaran Rp. 312.300.000,- . Untuk yang telah dicairkan baru Rp.116.850.000,- atau 37,42%.

Untuk Kecamatan Kinal tercatat ada 528 penerima manfaat. Sedang yang telah mencairkan baru 327 pelajar atau 61,93%. Disalurkan anggaran Rp. 248.675.000,- . Untuk yang telah dicairkan baru Rp.129.425.000,- atau 64,11% dari total anggaran.

Sedangkan di Kecamatan Luas tercatat ada 665 penerima manfaat. Sedang yang telah mencairkan baru 476 pelajar atau 71,58%. Disalurkan anggaran Rp. 351.300.000,- . Untuk yang telah dicairkan baru Rp.252.050.000,- atau 71,75% dari total anggaran.

Lalu di Kecamatan Lungkang Kule tercatat ada 533 penerima manfaat. Sedang yang telah mencairkan baru 362 pelajar atau 67,92%. Disalurkan anggaran Rp. 282.050.000,- . Untuk yang telah dicairkan baru Rp.191.625.000,- atau 67,94% dari total anggaran.

Di Kecamatan Maje tercatat 1.414 penerima manfaat. Sedang yang telah mencairkan baru 898 pelajar atau 63,51%. Disalurkan anggaran Rp.805.125.000,- . Untuk yang telah dicairkan baru Rp.479.225.000,- atau 59,52% dari total anggaran.

Lalu Kecamatan Muara Sahung tercatat 569 penerima manfaat. Sedang yang telah mencairkan baru 457 pelajar atau 80,32%. Disalurkan anggaran Rp.294.400.000,- . Untuk yang telah dicairkan baru Rp.229.425.000,- atau 77,93% dari total anggaran.

Di Kecamatan Nasal tercatat 1.462 penerima manfaat. Sedang yang telah mencairkan baru 826 pelajar atau 56.50%. Disalurkan anggaran Rp.725.775.000,- . Untuk yang telah dicairkan baru Rp.391.350.000,- atau 53,92% dari total anggaran.

Kecamatan Padang Guci Hilir tercatat 376 penerima manfaat. Sedang yang telah mencairkan baru 218 pelajar atau 57,98%. Disalurkan anggaran Rp.201.250.000,- . Untuk yang telah dicairkan baru Rp.107.175.000,- atau 53,25% dari total anggaran.

Sedangkan Kecamatan Padang Guci Hulu tercatat 679 penerima manfaat. Sedang yang telah mencairkan baru 367 pelajar atau 54,05%. Disalurkan anggaran Rp.317.250.000,- . Untuk yang telah dicairkan baru Rp.159.750.000,- atau 50,35% dari total anggaran.

Untuk Kecamatan Semidang Gumay tercatat 648 penerima manfaat. Sedang yang telah mencairkan baru 380 pelajar atau 58,64%. Disalurkan anggaran Rp.365.525.000,- . Untuk yang telah dicairkan baru Rp.202.725.000,- atau 55,46% dari total anggaran.

Sedangkan Kecamatan Tanjung Kemuning tercatat 1.709 penerima manfaat. Sedang yang telah mencairkan baru 786 pelajar atau 45,99%. Disalurkan anggaran Rp.1.042.300.000,- . Untuk yang telah dicairkan baru Rp.451.375.000,- atau 43.31% dari total anggaran.

Terakhir Kecamatan Tetap tercatat 576 penerima manfaat. Sedang yang telah mencairkan baru 388 pelajar atau 67,36%. Disalurkan anggaran Rp.311.575.000- . Untuk yang telah dicairkan baru Rp.194.850.000,- atau 62,54% dari total anggaran. (yie)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here