Beranda Bengkulu Selatan Pergantian Musim, Petani Garap Sawah

Pergantian Musim, Petani Garap Sawah

39
0
REGA/RKa
GARAP: Petani di Kelurahan Gama I mulai menggarap lahan sawah, Rabu (09/06).

RKa ONLINE, BENGKULU SELATAN (BS) – Pergantian musim panas ke musim hujan, masyarakat Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) saat ini mulai menggarap sawah. Untuk bercocok tanam pada bulan Juli mendatang. Guna menjaga kesuburan tanaman padi usai menggarap persawahan mereka akan melakukan pengapuran dilahan persawahan. Selain itu, sebagai petani Kabupaten BS pihak juga meminta Dinas Pertanian Kabupaten BS untuk memperhatikan petani pasca penanaman nantinya. Sebagai langkah, untuk menjaga kesuburan tanaman padi.

Petani warga Gama I Kecamatan Kota Manna, Rozi (23) menurunkan, saat ini pihaknya sedang melakukan penggarapan lahan sawah. Untuk proses penanaman pada bulan juli mendatang karena, saat ini sudah memasuki musim tanam. Dikatakannya, proses penggarapan lahan tanaman ini khusus di Kelurahan Gama I Kecamatan Kota Manna baru sebagian. Namun, dapat dipastikan pertengahan bulan Juni mendatang seluruh petani di Kabupaten BS mulai menggarap sawah.

“Ya, kita sudah menggarap lahan sawah tapi untuk di Kelurahan Gama I belum keseluruhan menggarap lahan sawah mas. Tapi kita pastikan pertengahan bulan Juni mendatang petani sudah menggarap persawahan mas,” ujarnya saat wawancarai, Rabu (09/06).

Terpisah, Kabid Tanam dan Holtikultura, Ikat Maulana didampingi Kasi Perlindungan Tanaman dan Perbenihan, Pedi Sumantri menjelaskan, memasuki proses penaman padi di Kabupaten BS pihaknya akan melakukan pemantauan langsung ke lahan petani Kabupaten BS. Untuk melihat, lahan sawah yang usai di garab para petani.

Sebab, sebelum proses penanaman benih padi para petani harus memperhatikan tanah yang digarap. Guna menghasilkan buah padi yang berkualitas bagus. Selain itu, dirinya juga akan memberikan benih padi kepada masyarakat Kabupaten BS yang tergabung dalam kelompok padi dalam waktu dekat ini.

Tidak hanya itu saja, mereka juga akan memberikan bantuan alat pembasmi hama kepada petani yang juga tergabung dalam kelompok tani. Bagi masyarakat, yang belum tergabung dalam kelompok tani maka tidak akan mendapatkan bantuan tersebut.

“Ya, kita akan berikan bantuan kepada petani Kabupaten BS bantuan berupa benih padi dan bantuan pembasmi hama. Untuk membantu memberikan hasil tanam yang berkualitas bagus,” jelas dia.(rjs)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here