Beranda Lintas Kecamatan Penertiban Hewan Ternak Sulit Maksimal

Penertiban Hewan Ternak Sulit Maksimal

47
0
DEDI JULIZAR/RKa
BERKELIARAN: Sapi milik masyarakat berkeliaran bebas di Desa Gedung Menung Kecamatan Nasal, Rabu (21/7).

RKa ONLINE, NASAL – Penertiban hewan ternak di Kecamatan Nasal sulit dilakukan maksimal. Pasalnya, masyarakat di kecamatan ini hanya takut jika dilakukan razia ternak secara rutin. Jika tidak ada kegiatan razia, maka hewa ternak dilepas. Sementara, kegiatan razia jarang dilaksanakan di wilayah ini. Sehingga pemilkk ternak di kecamatan ini santai.

“Kalau saat ini memang kesadaran masyarakat masih kurang akan menggembalakan ternak. Hal ini karena sudah menjadi tradisi dari dulu. Sehingga kalau ingin mengubah tradisi tersebut memang harus dilakukan penegasan dari Pemda,” ujar Kades Ulak Pandan A.Razied.

Lanjutnya, pada dasarnya masyarakat itu paham akan adanya aturan. Tapi karena di Kota Bintuhan saja penertiban ternak belum maksimal. Maka pemilik ternak merasa di wilayah jauh dari pusat kota belum begitu penting hewan digembalakan. Dengan penafsiran itulah sampai kini hewan ternak di wilayah Nasal masih seperti cara lama, saat siang hari dilepas.

“Kalau memang ingin menertibkan ternak memang harus menyeluruh. Supaya tidak ada kecemburuan pemilik ternak antara wilayah,” sebut dia. (mrn)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here