Beranda Berita Utama Penelantaran Jenazah Covid-19, Akibat Miskomunikasi

Penelantaran Jenazah Covid-19, Akibat Miskomunikasi

167
0

RKa ONLINE, BINTUHAN – Salah satu keluarga di Desa Kepala Pasar Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur terpaksa harus memakamkan sendiri anggota keluarganya yang meninggal dunia dan sudah dinyatakan positif covid-19, Senin (19/7). Keluarga hanya dibantu oleh kepala desa setempat mengurus jenazah, setelah sempat ditelantarkan yakni belum dimandikan, dikafani dan dishalatkan sesuai ajaran Islam. Saat mengurus jenazah, keluarga melengkapi diri dengan Alat Pelindung Diri (APD) untuk melindungi diri dari paparan virus corona.

Atas kondisi ini, pihak RSUD Kaur melalui Plh Direktur RSUD dr. Leppi Agung Wahyudi menerangkan kejadian itu akibat miskomunikasi antara petugas satgas pengurus jenazah RSUD, Satgas Desa dan petugas kesehatan yang ada. Ia pun mengakui masa transisi antara pejabat RSUD yang lama dan yang baru membuat terjadi kekurang pahaman tersebut.

“Sudah dilakukan pemanggilan atau evaluasi seluruh petugas medis maupun satgas pengurusan jenazah yang ada di RSUD Kaur, dan dipastikan ke depan tidak terjadi lagi hal yang serupa,” kata Direktur RSUD.

Dikatakan Leppi, kejadian tersebut sangat disesalkan dan kedepannya tidak boleh terjadi hal yang serupa di Kabupaten Kaur. Saat ini seluruh aspek dalam penanganan pasien Covid-19, pengurusan jenazah Covid-19 sudah dibenahi.

“Banyak faktor yang harus dibenahi dalam penanganan Covid-19, mulai dari anggaran honor tim medis, satgas pengurusan jenazah yang selama ini masih kurang dan perlu diperhatikan,” tutup Leppi.

Dewan Sesalkan Penelantaran Jenazah Covid-19




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here