Beranda Bengkulu Selatan Pelajar Tewas Gantung Diri

Pelajar Tewas Gantung Diri

81
0


IST/RKa
BERDUKA : Kondisi rumah korban gantung diri di Desa Talang Tinggi ramai dikunjungi masyarakat, Minggu (07/03).

BENGKULU SELATAN (BS) – Aksi gantung diri kembali terjadi wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan (BS). Kali ini, bocah SMP Ap (15) warga Desa Talang Tinggi Kecamatan Ulu Manna Kabupaten BS. Korban pertama kali ditemukan oleh orang tuanya, dalam keadaan meninggal dunia. Posisi sudah tegantung di kayu kasau plafon kamar korban menggunakan tali nilon warna hijau. Motif korban gantung diri sampai saat ini belum diketahui.

Kronologis Kejadian, pada hari Sabtu (06/03) sekira pukul 08. 00 Wib kedua orang tua korban pergi mendatangi acara resepsi pernikahan saudaranya di Desa Simpang Pino, Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten BS. Sekira pukul 14.00 Wib, kedua orang tua korban pulang ke rumah setibanya di rumah orang tua korban menghampiri kamar korban sambil memanggil korban namun, sayangnya korban tidak menjawab dan kamar korban dalam keadaan terkunci dari dalam. Merasa curiga, kemudian mereka mencoba mengintip korban dari celah lubang pintu korban. Sontak mereka terkejut melihat anaknya sudah tergantung di kayu kasau plafon kamar korban.

Untuk memastikan penglihatanya, ayah korban langsung masuk ke kamar korban dengan cara naik dinding kamar korban. Benar saja, ankanya yang di lihat dari celah pintu tersebut sudah meninggal dalam keadaan gantung diri.

Kapolres BS AKBP Deddy Nata, S.Ik melalui Kapolsek Pino, Iptu Saryono membenarkan, telah terjadi aksi gantung diri di Desa Talang Tinggi. Motif korban belum di ketahui, pihaknya masih berusaha mendalaminya. Untuk korban sendiri pertama kali ditemukan oleh orang tuanya sendiri. Kejadian ini sudah di terima oleh pihak keluarga korban sebagai musibah. Pihak keluarga tidak meminta untuk dilakukan visum atau otopsi. Namun demikian sebagai Polri yang Presisi pihak Polsek Pino diback up Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres BS telah melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan kondisi jenazah korban.

“Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan visum ataupun otopsi. Jenazah korban rencananya akan di makamkan di TPU Desa Talang Tinggi pada hari minggu (07/03),” ungkapnya.

Lanjutnya, kepada orang tua di Kabupaten BS dirinya berharap hal ini bisa menjadikan pelajaran. Dengan adanya kejadian ini semoga para orang tua dapat memperhatikan anak-anaknya terumata dalam pergaulannya. Selain itu, dirinya juga meminta peran orang tua agar lebih di tingkat dari sebelum-sebelumnya. (rjs)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here