Beranda Bengkulu Selatan Patung Seksi, Wisata Pantai Sekunyit Diprotes

Patung Seksi, Wisata Pantai Sekunyit Diprotes

1129
0
IST/RKa
DIPROTES : Tampak jelas bangunan arsitektur bokong wanita sedang telanjang di wisata Pantai Sekunyit Kabupaten BS, Sabtu (02/01).

BENGKULU SELATAN (BS) – Objek wisata Pantai Sekunyit di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS). Menuai pro dan kontra dari masyarakat Kabupaten BS. Pasalnya, arsitektur bangunan yang ada di wisata tersebut menimbulkan hal negatif bagi masyarakat BS. Seperti, patung Firaun, lukisan yang menampakan bokong wanita bahkan masyarakat mengklaim ada lukisan dajjal. Sehingga, tidak sedikit menuai protes masyarakat. Protes juga menjadi perbincangan warganet di Media Sosial (Medsos).

Salah seorang tokoh masyarakat BS, Fikri mengatakan, wisata baru Pantai Sekunyit yang terletak di Kecamatan Pino Raya ini ramai dikunjungi oleh masyarakat. Baik dalam daerah maupun luar daerah. Untuk melihat keindahan laut dari atas.

Namun, sayangnya wisata Pantai Sekunyit ini mendirikan arsitektur aneh bagi masyarakat layaknya meninggi-ninggikan Firaun. Terbukti, terlihat jelas ada patung Firaun dan sejumlah lukisan yang aneh di mata masyarakat Kabupaten BS. Bahkan, tidak sedikit masyarakat memprotes wisata tersebut. Dirinya juga berharap, ada tindakan tegas dari Dinas Pariwisata BS dan sejumlah tokoh agama. Agar tidak menjatuhkan martabat Kabupaten BS dengan adanya arsitektur di wisata Pantai Sekunyit.

“Setibanya di tempat obyek wisata itu, seolah-olah ayo foto bersama Firaun,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten BS, Yulian Fauzi, MAP saat dihubungi wartawan Radar Kaur melalui telepon seluler nomornya tidak aktif. Kemudian dihubungi melalui WhatsApp (WA) Kadis Pariwisata, tidak menjawab.

Begitu juga dengan pemilik lokasi obyek Wisata Alam Sekunyit tersebut, Ahua, warga BS keturunan Tionghoa, belum berhasil dihubungi. Sehingga belum didapat konfirmasi alasan membuat destinasi wisata dengan arsitektur yang aneh di mata masyarakat BS.(rjs)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here