Beranda Berita Utama Oknum Pejabat Kaur Dicokok Polda Bengkulu

Oknum Pejabat Kaur Dicokok Polda Bengkulu

12293
0

Diduga Kasus Penipuan, 3 Bulan Mangkir Kerja

Ist/RKa
TAHANAN: HR dan rekannya saat akan dijebloskan ke Ruang Tahanan Mapolda Bengkulu usai menjalani pemeriksaan awal pasca ditangkap atas dugaan kasus penipuan, Sabtu (13/2).

BINTUHAN – Lama tidak kelihatan batang hidungnya, ternyata HR, salah satu oknum pejabat yang bertugas di Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) Kabupaten Kaur menjadi buron selama 3 bulan belakangan. Wanita yang juga pernah bertugas di Dinas Lingkungan Hidup Kaur dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kaur ini, diduga telah melakukan penipuan terhadap sejumlah orang. Belum diketahui secara rinci modus penipuan yang dilakukannya.

Namun korbannya cukup banyak. Dari para korban, oknum pejabat ini telah meraup uang berkisar Rp 300 juta lebih. Untuk melancarkan aksinya, HR ternyata bekerjasama dengan seorang pria. HR maupun pria yang diketahui berasal dari Kota Makasar Provinsi Sulawesi Selatan, sudah berada di Tahanan Mapolda Bengkulu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Menurut sumber Radar Kaur di Mapolda Bengkulu, kedua pelaku ditangkap disebuah tempat di Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan, Sabtu (13/2) pagi. Keduanya diketahui baru keluar dari persembunyian dan tiba dilokasi itu setelah berbulan-bulan menghilang. Keduanya memang sudah menjadi Target Operasi (TO). Tidak mau buruannya kabur dan menghilang lagi, tim kemudian melakukan penyergapan.

Kepala Diskop UKM dan Perindag Kabupaten Kaur, Agusman Efendi,SE,MM saat dikonfirmasi terkait penangkapan salah satu anak buahnya itu cukup terkejut. Ia sendiri belum mengetahui dan baru mendapat informasi dari wartawan yang melakukan konfirmasi ini. Namun ia membenarkan bahwa yang bersangkutan sudah sekitar 3 tidak masuk kantor. Pihaknya juga sudah melakukan teguran dan mengingatkan agar segera masuk kantor.

“Masalah apa dia tidak masuk kantor, saya kurang tahu. Namun kami sudah beberapa kali berusaha menghubungi agar masuk kantor. Sedangkan untuk masalah penangkapan oleh anggota Polda Bengkulu saya belum mendapatkan informasi. Baru tau ini (dari wartawan Radar Kaur,red). Apabila hal itu benar maka kita akan berkoordinasi dan akan disampaikan ke pimpinan kita,” kata Agusman Efendi.

Sementara Sekda Kaur H Nandar Munadi, S.Sos, M.SI juga mengakui belum tahu ada ASN Kaur yang ditangkap polisi, hingga saat ini belum menerima laporan. Untuk memastikan ia akan meminta Inspektorat Kabupaten Kaur untuk menelusuri permasalahan tersebut. Apabila benar maka akan diberikan saksi sesuai dengan kesalahan ASN tersebut.(ujr)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here