Beranda DESAKU Niat Hadir di Acara BKKBN, Dua Kades Kecelakaan

Niat Hadir di Acara BKKBN, Dua Kades Kecelakaan

147
0
YUSMAN/RKa
EVAKUASI: Warga membantu proses evakuasi mobil fortuner milik Kades yang terbalik di sawah, kemarin (10/8).

TANJUNG KEMUNING – Apes dialami dua orang kepala desa (kades) di Kecamatan Padang Guci Hilir ini, Senin (10/8) pukul 08.00 WIB. Keduanya yakni Tanulisi Kades Air Kering II dan Haidisan Kades Talang Jawi I. Mobil Toyota Fortuner warna hitam milik Kades Air Kering II dengan Nomor Polisi (Nopol) BD 1085 WL jungkir balik diarea persawahan di kawasan Jemanggan Desa Padang Leban Kecamatan Tanjung Kemuning. Akibatnya, mobil fortuner ini ringsek rusak berat. Kaca depan, bodi bagian samping dan atap hancur. Sementara kedua Kades yang saat itu dalam perjalanan untuk menghadiri acara BKKBN di Kota Bintuhan, dalam kondisi selamat namun mengalami trauma atas kejadian tersebut.

Kecelakaan dipicu oleh serangan tawon hutan yang tiba-tiba masuk kedalam mobil. Tanulisi yang menyetir panik karena sengata tawon. Tanulisi dan Haidisis sibuk mengusir tawon, sementara kendaraan terus melaju dengan kecepatan sedang. Tak ayal, keduanya tidak menyadari mobilnya meluncur ke persawahan dengan ketinggian dua meter. Sebelum masuk sawah, mobil terbalik dibadan jalan karena ngerem mendadak. Mobil pertama kali terlihat warga yang melintas dalam kondisi tertelentang. Kecelakaan nyaris merenggut nyawa ini membuat geger warga.

Data diperoleh Radar Kaur (RKa), kedua Kades ini bermaksud menghadiri kegiatan BKKN di Kota Bintuhan. Namun, diperjalanan mendapat musibah serangan tawon yang menyebabkan mobil yang dikendarainya terbalik. Kedua Kades ini berangkat dari rumah menuju Kota Bintuhan dengan jalur alternatif penghubung antara Kecamatan Pagulir menuju Kecamatan Tanjung Kemuning. Mengingat, jarak tempuh lebih dekat. Selain itu, kedua korban ini mengejar waktu, sebab acara yang dihadiri akan dimulai pukul 09.00 WIB.

Kades Air Kering II memacu mobilnya dari arah Desa Ulak Agung menuju Desa Padang Leban, kemudian tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tiba-tiba masuk sekitar lima ekor tawon hutan dari luar mobil tepat diwajah Kades. Sebab, kaca samping sopir tidak ditutup. Sengat tawon ini membuat keduanya panik dan berupaya mengusir tawon dari dalam mobil. Namun, nahasnya kaki kirinya menginjak rem secara mendadak yang menyebabkan mobil oleng dan terbalik. Kemudian, Fortuner warna hitam gelap ini meluncur masuk ke dalam sawah menimpa tanaman padi yang mulai menguning.

Tanah sawah yang lembek membawa keberuntungan bagi kedua Kades. Tidak terjadi benturan keras sehingga keduanya selamat dari maut. Akan tetapi, kerugian akibat kecelakaan tunggal ini ditaksir mencapai puluhan juta mengingat kerusakan yang cukup parah. Kedua korban dijemput oleh keluarganya untuk menenangkan diri dari trauma yang dialami. Sementara warga desa setempat dibantu kerabat kedua korban mengevakuasi mobil dari dalam sawah. Mobil fortuner hitam ini ditarik menggunakan dump truk milik warga desa setempat dengan bantuan masyarakat. Berselang satu jam kemudian, mobil berhasil dievakuasi dan ditarik ke jalan raya untuk dibawah pulang kerumah Kades.

Polsek-Camat Kerjasama Evakuasi
Proses evakuasi mobil milik Kades melibatkan Polsek Tanjung Kemuning dan pemerintah kecamatan. Turun langsung ke lokasi, Camat Pagulir, Ali Suanadi, S. Pd bersama staf dan keluarga korban. Membantu mengeluarkan mobil dari dalam sawah, kecelakaan tunggal ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian materi diprediksi cukup besar untuk perbaikan mobil.

“Ya, kecelakaan tunggal dialami oleh Kades Air Kering II bersama Kades Talang Jawi I. TKP kecelakaan diwilayah Polsek Tanjung Kemuning. Korban selamat, sudah beristirahat di rumah masing-masing,” ujar Kapolsek Tanjung Kemuning, Iptu Rabnus Supandri, S. Sos melalui anggota piket, Bripka Meridian, S. Sos, kemarin (10/8).(xst)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here