Beranda Berita Utama Mendeteksi Kebudayaan Yang Hilang Di Kabupaten Kaur

Mendeteksi Kebudayaan Yang Hilang Di Kabupaten Kaur

148
0

RKa ONLINE, MAJE – Kabupaten Kaur pernah terkenal dengan kebudayaan yang tinggi. Kebudayaan yang terdiri dari kesenian daerah, adat istiadat, dan tradisi perlu dilestarikan. Kemajuan kebudayaan merupakan tanggung jawab semua pihak.

Penggiat Budaya Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek RI untuk Kabupaten Kaur, Meki Elyantoni, S.Pd kepada Radar Kaur Online (3/7) mengatakan Budaya Ringit, Tadut, Guritan sudah terdaftar ditingkat nasional. Bahwa kesenian itu sudah dipatenkan menjadi milik Kabupaten Kaur dan ada sertifikatnya. Sehingga tidak bisa lagi kabupaten lain mengatakan kesenian itu milik mereka.

Selaku penggiat budaya, ia bertugas menyebarluaskan informasi terkait program- program dari Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek RI ke masyarakat Kabupaten Kaur. Kemudianmenindaklanjuti Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) dan Pendataan Kebudayaan Kabupaten Kaur. 

Dalam menjalankan tugas selaku penggiat budaya, saya terjun langsung ke lapangan. Ternyata kesenian tari di Kabupaten Kaur ini sangat banyak sekali. Ada tarian yang populer di masyarakat seperti Tari Sapu Tangan, Kuntau, Tari Piring. Dan ada juga tarian yang belum pernah kita dengar sebelumnya, seperti Tari Rawas, Tari Lampu, Tari Kipas, Bimbang dan lainnya yang berada di desa tertua di Kecamatan Kinal,” tuturnya.

Kesenian adat tersebut sudah tidak dilestarikan lagi dan sudah mulai menghilang dari masyarakat. Sebagai penggiat budaya, ia sudah menemui pelaku seni tari daerah berharap kepala desa dapat membantu membuat wadah tari. 

Kedepan pihaknya akan melaksanakan lomba tarian daerah Kabupaten Kaur sekalian mendeteksi tarian zaman dahulu yang sudah jarang diperhatikan. Serta melombakan film pendek yang menekankan sejarah dan bahasa yang ada di Kabupaten Kaur seperti Bahasa Semende, Bahasa Basemah, Bahasa Nasal dan Bahasa Kaur untuk dihidupkan atau di kembangkan sebagai kekayaan budaya  di Kabupaten Kaur. (cw3)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here