Beranda Berita Utama Yang Ter Lucu!!! Siswa SPN Tak Kenal Kapolda Metro Jaya

Lucu!!! Siswa SPN Tak Kenal Kapolda Metro Jaya

37
0

MENJADI Kapolda Metro Jaya ternyata tak membuat Irjen Fadil Imran dikenal semua orang. Bahkan, salah satu siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) tak mengenali dirinya saat berkunjung.

Momen lucu tersebut terjadi saat Irjen Fadil Imran menghampiri salah satu siswa asal Kalimantan Utara bernama Daniel Stephan Nadapdap. Sang siswa tiba-tiba dihampiri dan ditanya bertubi-tubi oleh sang Kapolda Metro Jaya itu.

Lucunya, Daniel ternyata tidak tahu siapa yang sedang berbincang dengannya. Kejadian itu dibagikan oleh akun Instagram resmi Polda Metro Jaya @poldametrojaya, 3 Juni 2021.

Tidak Mengenali Irjen Fadil
Dalam video singkat itu, Fadil mengetes pengetahuan Daniel dan menanyakan siapa nama Kapolda Kalimantan Utara.

“Siap lupa, Jenderal! Siap salah, Jenderal!” ujar Daniel menjawab pertanyaan Fadil.

Mendengar jawaban tersebut, Fadil kemudian kembali mengetes pengetahuan Daniel dengan menanyakan nama Kapolda Metro Jaya. Daniel mengaku tahu identitasnya, namun tak tahu nama lengkapnya. Ia juga mengatakan belum pernah bertemu dengan Kapolda Metro Jaya.

“Tahu enggak? Gak kenal ya? Lupa juga?,” tanya Kapolda Metro Fadil.

Momen lucu terjadi saat Daniel mengatakan akan bertemu Kapolda Metro Jaya pada hari tersebut di SPN.

“Iya di mana? Hari ini di mana?” kata Fadil sambil memegang bahu Daniel.

Siswa SPN itu kemudian menjawab pertanyaan Fadil dengan lirikan mata.

“Siap di samping saya, Jenderal!” kata Daniel.

Jawaban lucu Daniel itu kemudian mengundang tawa jenderal bintang dua itu bersama peserta lainnya. Fadil kemudian langsung mengajak siswa itu berkenalan.

“Kenalan dulu kita, perkenalkan saya Kapolda Metro Jaya. Senang bertemu dengan Bapak,” ujar Fadil sambil menjabat tangan Daniel.

Pendidikan Mental
Dalam keterangan unggahan, hal tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk pendidikan mental yang perlu digembleng kepada setiap siswa. Sebab semua itu berguna bagi mereka saat sudah bertugas nanti di institusi Polri.

” Yaa, begitulah namanya menjadi siswa, banyak hal sederhana tetapi terkadang menjadi rumit karena banyaknya kegiatan dan banyak tekanan psikologis,” tulis Polda Metro Jaya.

” Kita digembleng bukan hanya intelektualitas, kepemimpinan, dan fisik. Namun juga mental. Siswa diberi beban yang memberikan tekanan sampai kepada batas masing masing sebagai manusia. Semuanya untuk menjadi bekal menjadi Bhayangkara negara,” jelasnya.(**)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here