Beranda Bengkulu Selatan Lebaran, Objek Wisata Tak Diizinkan Buka

Lebaran, Objek Wisata Tak Diizinkan Buka

118
0

RADARKAUR.ID – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi,SE,MM menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan serta instruksi Presiden Jokowi dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19 di daerah menjelang lebaran. Dia menyebutkan, sebelum Presiden Jokowi menegaskan, bahwa Provinsi Bengkulu termasuk salah satu wilayah yang diwarning lantaran peningkatan kasus Covid -19. Pihaknya sudah mengambil langkah awal atau sudah mendahului dengan rapat seluruh satgas yang mengikutsertakan seluruh pihak pihak terkait diantaranya dari unsur BMA, tokoh masyarakat, agama dan yang lain.

Bahkan Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi sudah menerbitkan Surat Edaran Nomor : 360/128/COVID-19/IV/2021 Tentang Penghentian Sementara Kegiatan Yang Bersifat Keramaian/Kerumunan Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Pandemi Covid -19.

“Sudah diputuskan dalam rapat satgas tersebut, mengingat meningkatnya kasus Covid-19 di BS. Jadi kegiatan yang bersifat keramaian kita larang dulu. Baik yang disebabkan oleh pernikahan maupun upacara-upacara adat ataupun keramaian–keramaian yang lain dan termasuk beberapa lokasi pariwisata nanti belum diizinkan untuk beroperasi terutama di suasana Idul Fitri,” tegas Gusnan.

Lanjutnya, Bupati menyebut untuk lokasi pariwisata larangan berlaku pada saat perayaan Idul Fitri. Sementara untuk kegiatan yang sifatnya keramaian akan dilihat berdasarkan update kasus Covid -19 yang ada di BS. Jika kasus Covid-19) kembali turun maka akan memberikan kelonggaran dalam aktivitas remaian. Namun demikian harus tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan Covid -19.

Seperti diketahui Presiden Jokowi didampingi Wapres Ma’ruf Amin dalam rakor virtual yang digelar pada 29 April lalu, menginstruksikan kepada semua kepala daerah agar fokus dengan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 jelang libur Idul Fitri 1442 Hijriah. Presiden juga mengingatkan pemerintah daerah agar tetap berhati-hati dan waspada menghadapi libur panjang Idul Fitri 2021, yang dikhawatirkan dapat menjadi klaster baru dalam penyebaran COVID-19. Untuk itu presiden menekankan agar kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan harus terus diperketat di setiap daerah. (rjs)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here