Beranda Lintas Kecamatan Konflik Peternak – Petani Sawah Memanas

Konflik Peternak – Petani Sawah Memanas

512
0

RKa ONLINE, KAUR TENGAH – Peternak hewan berkaki empat yang memelihara dengan metode lepas liar memicu konflik dengan petani sawah. Hewan peliharaan yang dibiarkan bebas berkeliaran menjadi momok petani ketika memasuki musim tanam padi tiba. Jika konflik ini tidak segera diselesaikan, tidak menutup kemungkinan dapat menjadi konflik terbuka secara fisik.

Seperti yang dikatakan Novita Sari (25) warga Desa Padang Baru Kecamatan Kaur Tengah. Dia mengatakan, selama beberapa hari terakhir, ayah yang seorang petani sawah harus bekerja lebih ekstra untuk menjaga sawahnya dari serbuan ternak jenis sapi dan kerbau. Bahkan untuk mengusir ternak kaki empat jenis sapi dan kerbau yang masuk dalam persawahan, beberapa kali terpaksa harus menjaga sawah hingga tengah malam. Namun tetap saja sawahnya dimasuki kerbau, ketika ditinggalkan pulang ke rumah untuk istirahat. Tak hanya sekedar numpang lewat, ternak kaki empat tersebut juga merusak pematang pembagi sawah, serta “mengulam” padi yang baru ditanam beberapa hari lalu.

“Harapan saya agar sama-sama memikirkan satu sama lain. Terlebih untuk masyarakat di wilayah Padang Baru dan Tanjung Pandan dan sekitarnya, yang karena satu daerah sudah seperti keluarga sendiri. Karenanya harapan kami agar adik sanak yang memiliki ternak, pada malam hari ternaknya tolong dikandangkan,” ungkapnya pada RKa, Rabu (8/9).

Terkait permasalahan tersebut, ditempat terpisah, Camat Kaur Tengah, Fauzi Razak, S.KM melalui sekcam, Apen Ardiansyah, SP mengakui masalah ternak yang merusak tanaman, seringkali menjadi penyebab konflik sosial ketika memasuki musim tanam, yang kadang harus berakhir diranah hukum.

“Sudah banyak terjadi. Masalah hewan ternak sampai harus dibawa ke jalur hukum karena salah satu pihak terbawa emosi. Karenanya dituntut kesadaran dari pemilik ternak atau pemilik sawah, agar hal ini jangan sampai terjadi,” harap Sekcam. (yie)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here