Beranda Berita Utama Kereta Kencana Kanjeng Nyai Jimat 

Kereta Kencana Kanjeng Nyai Jimat 

14
0

Kereta Tertua
JAMASAN pusaka biasanya selalu rutin dilaksanakan Keraton Yogyakarta pada setiap Bulan Sura. Tradisi ini merupakan prosesi pembersihan benda-benda pusaka milik Keraton Yogyakarta, dengan air bunga dan jeruk nipis, agar senantiasa terawat dan bersih.

Kereta utama yang selalu dijamas setiap tahunnya adalah Kanjeng Nyai Jimat, kereta tertua milik Keraton Yogyakarta yang pernah digunakan saat penobatan Sri Sultan Hamengku Buwono I hingga Sri Sultan Hamengku Buwono III.

Dari sekian kereta yang ada di Keraton Yogyakarta, yang tertua adalah kereta pusaka bergelar Kanjeng Nyai Jimat. Kereta Kanjeng Nyai Jimat dibuat di Belanda antara tahun 1740-1750.
Berdasar catatan yang ada, Kereta Kanjeng Nyai Jimat merupakan hadiah dari Gubernur Jenderal VOC Jacob Mussel (1750-1761) kepada Sri Sultan Hamengku Buwono I, setelah perjanjian Giyanti pada tahun 1755. Demikian dikutip dari kratonjogja.id.

Bentuk dan gaya Kereta Kanjeng Nyai Jimat sama dengan kereta buatan Eropa. Di Eropa, kereta dengan bentuk dan bergaya Renaissance macam itu merupakan kereta yang digunakan oleh bangsawan kelas tertinggi atau para raja.

Kereta dengan model dan bentuk yang sama, serta dengan usia yang kurang lebih sama terdapat pula di Keraton Kasunanan Surakarta, dengan nama Kereta Kiai Gurdo.

Baik Kereta Kanjeng Nyai Jimat maupun Kereta Gurdo masing-masing digunakan oleh Keraton Kasultanan Yogyakarta dan Keraton Kasunanan Surakarta setelah perjanjian Giyanti.
Kereta Kanjeng Nyai Jimat digunakan Sri Sultan Hamengku Buwono I (1755-1792) hingga Sri Sultan Hamengku Buwono III (1812-1814). Setelah itu kereta ini “dipensiunkan” sebagai kereta kencana Sultan, namun tetap disimpan di keraton sebagai kereta pusaka Kasultanan Yogyakarta.

Sebagai kereta pusaka, setiap tahun pada hari Selasa Kliwon atau Jumat Kliwon pada bulan Sura, Kereta Kanjeng Nyai Jimat dikeluarkan dari Museum Keraton untuk dibersihkan. Ritual ini yang disebut dengan Jamasan. (din)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here