Beranda Berita Utama Yang Ter Jengkol Mendunia

Jengkol Mendunia

111
0


SANGAT disayangkan, populasi jengkol kian menghilang. Padahal, hasil pertanian ini sangat mendunia. Bahkan kian banyak penggemarnya. Namun, populasi jengkol semakin tenggelam seiring banyaknya tanaman kelapa sawit. Jengkol memiliki nilai ekonomis tinggi. Harganya mahal, perawatan ringan akan tetapi petani mulai meninggalkan jenis tanaman ini. Tidak banyak lahan pertanian yang ditanami jengkol sebagai komoditi unggulan. Karenanya, harga jual jengkol semakin tinggi karena permintaan konsumen yang meningkat.

“Pangsa pasar jengkol cukup bagus, mayoritas masyarakat di Indonesia sangat menggemari masakan jengkol. Namun, budidaya tanaman ini seakan menghilang karena terbenam oleh kelapa sawit,” ungkap Jemi Wahyudi (39) warga Desa Tanjung Betung I Kecamatan Kaur Utara, Rabu (25/11).

Tingginya harga jengkol mulai menarik sebagian petani. Pembukaan lahan baru, diselipkan beberapa batang jengkol. Karena tanaman ini dapat ditumpang sarikan dengan jenis komoditi lain. Apalagi, bagi petani kebun kopi sangat bagus jika ditanam jengkol sebagai pembayang tanaman kopi. Sekali tanam ada beberapa manfaat, bukan hanya harganya yang lumayan tinggi namun juga dapat sebagai pembayang tanaman kopi. Jangan pernah sungkan menanam jenis komoditi yang bernilai ekonomis tinggi. Meskipun terkesan, sebagai petani malas, namun hasilnya sangat baik untuk penghasilan tambahan.

“Jengkol merupakan tanaman musiman, panennya tidak setiap saat. Ada musim sama dengan durian, kopi dan cengkeh. Pemasarannya lancar dan yang paling penting adalah perawatannya sangat ringan,” pungkasnya. (xst)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here