Beranda DESAKU Jenazah Dalam Kuburan Mendadak Hilang, Bikin Geger

Jenazah Dalam Kuburan Mendadak Hilang, Bikin Geger

507
0

TANJUNG KEMUNING – Warga Desa Tinggi Ari Kecamatan Tanjung Kemuning dan sekitar Sabtu (1/8) siang dibuat geger. Warga menemukan kuburan yang sudah terbuka dengan bekas galian. Sedangkan jenazah didalamnya sudah hilang. Karena khawatir adanya aksi pencurian terhadap mayat, warga langsung melaporkan ke pemerintah desa guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kabar adanya kuburan yang sudah digali ini sangat cepat menyebar. Begitu pun aparat kepolisian Polsek Tanjung Kemuning mendapat kabar burung tersebut. Guna memastikan apa yang terjadi, anggota piket Polsek mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Bersinergi dengan pemerintah desa, polisi mengumpulkan keterangan dan menggali informasi terkait penemuan kuburan yang sudah digali tersebut.

Pjs Kades Tinggi Ari, Nuksabandi membenarkan adanya pembongkaran kuburan tersebut. Warga melapor ada salah satu kuburan ditemukan sudah terbongkar dengan lubang menganga bekas galian. Mendapat laporan warga, bersama perangkat dan tokoh masyarakat desa langsung menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU). Kemudian, dilakukan penimbunan kembali lubang kuburan yang terbongkar.

Sekira pukul 16.00 WIB pemerintah desa mendapat titik terang perihal tersebut. Kemudian dilakukan kroscek langsung. Ternyata kuburan memang sengaja dibongkar oleh keluarganya dengan maksud dipindahkan ke pemakaman keluarga di Desa Padang Kedondong Kecamatan Tanjung Kemuning. Bersama perangkat desa, kepolisian dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dilakukan pengecekan langsung ke TPU keluarga almarhum. Dan benar adanya, keluarga sedang melakukan proses penguburan jasad almarhum yang dipindahkan.

“Heboh karena warga menemukan kuburan sudah terbongkar, tidak ada satu pun warga yang ada dilokasi dan keluarga pemilik kuburan tidak ada satupun dilokasi. Sehingga, membuat geger warga yang menyangka sudah dibongkar orang tak dikenal dengan maksud tertentu. Namun, setelah diselidiki ditemukan informasi akurat bahwa memang dipindahkan,” ujar Nuksabandi kepada Radar Kaur (RKa),. Kemarin (2/8).

Ditambahkan Nuksabandi, proses penggalian kuburan tersebut tanpa memberitahukan kepada warga maupun pemerintah desa. Sehingga, dikira jasad tersebut dicuri orang tak dikenal. Beruntung, hanya salah persepsi akibat keluarga pemilik kuburan tanpa berkoordinasi atau pamit kepada warga. Setelah semua jelas, dilakukan penutupan lubang bekas galian kuburan tersebut seperti semula. Sehingga, tidak lagi membuat warga resah.(xst)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here