Beranda Lifestyle Kesehatan Jantung Koroner

Jantung Koroner

173
0

100% kematian Serangan Jantung disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah yang kalo dibiarkan: lama kelamaan akan menyumbat pembuluh darah di area Jantung, inilah penyebab utamanya.
Penyakit Jantung juga sering disebut dengan istilah Penyakit Kardiovaskuler.
Berdasarkan data dari WHO (World Health Organization), 17.9 juta orang di dunia meninggal Setiap Tahun akibat penyakit jantung (kardiovaskuler), yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah.
Bahkan beberapa kasus banyak terjadi dimana artis-artis seluruh dunia bisa tiba-tiba meninggal mendadak? Itu dikarenakan penyakit jantung adalah Pembunuh Nomor 1 di Indonesia dan Dunia.
Jumlah kematian akibat penyakit Jantung jauh lebih tinggi dibandingkan Stroke dan Diabetes. Dan kematian akibat penyakit Jantung tidak mengenal usia, tua atau muda pun bisa jadi sasaran.
Siapapun bisa terkena penyakit jantung terutama penyakit Jantung Koroner dan Jantung Bengkak.
—–Ilustrasi 2
(Lihat gambar di atas) Kematian akibat Serangan Jantung bisa terjadi ketika pembuluh darah tersumbat oleh Plak-plak atau Lemak yang menempel pada dinding-dinding pembuluh darah. Jantung bengkak juga disebabkan oleh pembuluh darah yang menyempit.
Seperti yang diketahui, fungsi utama jantung adalah memompa darah ke seluruh tubuh untuk memastikan kelangsungan hidup kita. Jantung bisa mengalirkan lebih dari 14.000 Liter darah per hari nya ke seluruh tubuh.
———Ilustrasi 3
Nah apa yang terjadi ketika pembuluh darah tersebut tersumbat? Jawabannya adalah orang tersebut akan langsung meninggal mendadak. Karena pembuluh darah tidak bisa mengalirkan darah nya yang diperlukan jantung untuk dipompa kembali ke seluruh organ tubuh lainnya.
——-Ilustrasi 4
Penyebab paling utama penyumbatan pembuluh darah adalah kebiasaan kita mengkonsumsi makanan yang terlalu banyak lemak (minyak, gorengan, daging merah, dll) dan makanan ber-gula yang tinggi. Sehingga lemak-lemak tersebut masuk ke dalam darah dan bisa menyangkut ke dinding-dinding pembuluh darah tersebut, yang menyebabkan pembuluh darah menyempit dan tersumbat.
——–Ilustrasi 5
Pembuluh darah tersumbat bisa di ibaratkan: selokan yang salurannya mampet karena kotoran-kotoran air yang menempel pada dinding selokan.
Dari sini kita bisa menyimpulkan bahwa penyempitan pembuluh darah pada tubuh Anda adalah PENYEBAB UTAMA Penyakit Jantung (jantung koroner, jantung bengkak), bahkan bisa menyebabkan Serangan Jantung bila pembuluh darah sudah tersumbat.
Pertanyaanya: Apakah ada Cara untuk mengurangi penyempitan pembuluh darah pada tubuh Anda ini?
Mari kita simak penjelasan dari Dr. Gaga Irawan Nugraha, SpGK, M.Gizi.
Berdasarkan pengetahuan dari Dokter Gaga, kita akan membahas 3 hal penting tentang pembuluh darah yg berhubungan dengan penyakit Jantung, yaitu Pulse Wave Velocity, Dinding Pembuluh Darah Rapuh, dan Sel Lemak (Plak Pembuluh Darah).
1. Pulse Wave Velocity (Pulse Wave Aging Index)
Apa itu Pulse Wave Velocity (PWV) ? pulse wave velocity adalah sebuah indikator untuk mengukur fleksibilitas pembuluh darah.
Apakah keadaan pembuluh darah Anda saat ini fleksibel atau kaku? itu dapat diukur menggunakan pulse wave velocity ini.
* Bila pulse wave velocity Anda tinggi, berarti pembuluh darah Anda fleksibel, dan dalam keadaan bagus dan sehat.
* Sebaliknya, bila pulse wave velocity Anda rendah, berarti pembuluh darah Anda kaku, dan dalam keadaan tidak sehat. Yang biasanya disebabkan oleh banyaknya kolesterol, gula darah, lemak, dan plak di dalam pembuluh darah Anda.
Pembuluh darah yang kaku bisa terjadi karena faktor usia yang sudah tua, atau gaya hidup jarang olahraga, makan tidak sehat, dan sering minum alkohol, sehingga akan membuat otot di pembuluh darah tidak fleksibel atau kaku.
Apa yang terjadi bila pembuluh darah Anda kaku? Pembuluh darah yang kaku memiliki resiko yang lebih tinggi untuk tersumbat, daripada pembuluh darah yang normal dan fleksibel.
Bila Anda membiarkan pembuluh darah Anda dalam keadaan kaku dan tidak sehat, pembuluh darah Anda akan lebih rawan tersumbat, dan berujung pada penyakit Jantung Koroner, atau bahkan Serangan Jantung.
Gambar di bawah ini adalah hasil uji klinis Salmon Ovary Peptide (SOP) yang dapat disimpulkan bahwa: Kelompok orang yang diberikan SOP secara rutin selama 8 Mggu mengalami peningkatan pada Pulse Wave Velocity (Pulse Wave Aging Index).
———-Ilustrasi 6
SOPALPHA dengan kandungan utama Salmon Ovary Peptide (SOP) berdasarkan penelitian dan bahkan uji klinis pada manusia, terbukti dapat: Membantu meningkatkan Pulse Wave Velocity, sehingga pembuluh darah menjadi lebih Fleksibel dan tidak kaku.
2. Dinding Pembuluh Darah Rapuh
Apakah Anda sering mendengar orang yang tiba-tiba meninggal akibat serangan jantung tanpa ada Gejala?

—Ilustrasi 7

Karena ketika pembuluh darah yang mengarah ke jantung, yang disebut sebagai arteri koroner tersumbat karena ada plak-plak yang menyangkut, peredaran darah ke jantung menjadi tidak lancar.
Setelah tersumbat, jantung tidak bisa mendapatkan darah yang dibutuhkan agar jantung tetap hidup dan melaksanakan tugasnya untuk memompa darah ke seluruh tubuh, itulah yang dinamakan Serangan Jantung Koroner.
Hal di atas hanya akan terjadi bila Pembuluh Darahnya sudah ‘tidak remaja’ lagi, atau tua dan kaku. Maka dari itu Kita disarankan untuk menjaga pola hidup sehat, agar pembuluh darah tidak cepat tua.
Merokok juga telah terbukti bisa menambah plak-plak yang menempel pada Dinding Pembuluh Darah lebih cepat sebelum waktunya,
maka dari itu kita sering dengar orang yang masih muda pun meninggal akibat Serangan Jantung.
SOPALPHA dengan kandungan utama Salmon Ovary Peptide (SOP) berdasarkan penelitian dan bahkan uji klinis pada manusia, juga terbukti dapat membantu meremajakan dinding pembuluh darah dan membantu merejuvenasi dinding pembuluh darah,
Ketika pembuluh darah Anda dirawat, dan peredaran darah lebih lancar, ini akan sangat mengurangi resiko serangan jantung.
3. Sel Lemak (Plak Pembuluh Darah)
Di dukung dengan penelitian selanjutnya, uji klinis pada gambar di bawah ini dapat dibuktikan dengan pemberian SOP, sel-sel lemak menjadi lebih kecil dalam 3 minggu.
Yang berarti, pemberian SOP dapat membantu mengecilkan sel lemak yang menempel pada dinding pembuluh darah.
Kesimpulan:
1. Rangkaian penuaan pada Pembuluh Darah seperti: pembuluh darah kaku (pulse wave velocity rendah), dinding pembuluh darah tua, dan penumpukan plak pada pembuluh darah, adalah PENYEBAB UTAMA terjadinya penyakit Jantung: Jantung Koroner dan Jantung Bengkak.
2. Dengan mengkonsumsi SOPALPHA dapat:
* Membantu merawat pembuluh darah yang kaku menjadi lebih fleksibel, dengan meningkatnya pulse wave velocity.
* Membantu merawat, meremajakan, dan merejuvenasi (memulihkan) dinding pembuluh darah yg sudah tua.
* Membantu mengecilkan sel lemak yang menempel di daerah pembuluh darah.
* Dan membantu merawat penyakit Jantung, dan mencegah terjadinya Serangan Jantung.(fin)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here