Beranda Bengkulu Selatan Irigasi Jebol, 500 Hektar Sawah Terbengkalai

Irigasi Jebol, 500 Hektar Sawah Terbengkalai

92
0
IST/RKa
IRIGASI: Kondisi Irigasi di Desa Ganjuh Kecamatan Pino tidak mengalir, Senin (09/08).

RKa ONLINE, BENGKULU SELATAN (BS) – Pasca bencana alam beberapa waktu lalu bukan hanya berimbas pada lahan pertanian di Kecamatan Air Nipis. Namun, juga berimbas pada lahan pertanian di Kecamatan Pino, salah satunya di Desa Ganjuh Kecamatan Pino. Diperkirakan luas lahan pertanian warga lebih 500 hektar lahan persawahan yang terbengkalai. Karena irigasi di lahan pertanian warga masih rusak sampai saat ini belum perbaikan.

Camat Pino Surahman, S.Sos.M,Kes menuturkan, sampai saat ini masyarakat Desa Ganjuh masih bersikukuh untuk menanam padi dilahan persawahan mereka. Sedangkan, lahan tersebut tidak memiliki air karena irigasi masih rusak akibat bencana alam waktu lalu.

“Irigasi jebol karena bencana alam beberapa waktu lalu. Petani sudah melaporkan ke pihak BPBD dan pihak PUPR BS untuk di tindak lanjuti. Namun, sampai saat ini belum di tindak lanjuti,” ujar Surahman.

Lanjutnya, pihaknya sudah melakukan pengecekan terhadap irigasi. Kondisinya memang sudah rusak parah sedangkan, lahan sawah warga sampai saat ini tidak di tanam warga karena kekurangan air. Padahal, pasokan gabah dari Kecamatan Pino cukup banyak. Namun, akibat kerusakan irigasi menyebabkan pasokan gabah dari Kecamatan Pino dipastikan berkurang.

“Dari 500 hektar sawah yang terbengkalai saat ini, ada sekitar 1.000 Kepala Keluarga yang hilang mata pencarian. Karena, lahan sawah warga sudah terbengkalai,” kata dia.(rjs)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here