Beranda Berita Utama Insentif Pajak Kembali Diperpanjang

Insentif Pajak Kembali Diperpanjang

36
0

RKa ONLINE, BINTUHAN – Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan RI melalui Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Bintuhan, kembali memperpanjang insentif pajak hingga Desember 2021 mendatang. Perpanjangan ini dampak wabah virus corona (Covid-19) yang masih melanda seluruh elemen masyarakat.

Kepala KP2KP Bintuhan, Hantoro Widyo Pratomo, SH saat ditemui Radar Kaur (RKa) di ruang kerjanya, Selasa (7/9) mengatakan, dampak wabah virus corona membuat kondisi perekonomian melambat. Pemerintah melalui Dirjen Pajak, melakukan perpanjangan program insentif pajak hingga perekonomian di masyarakat kembali normal.

“Kebijakan perpanjangan insentif pajak ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 82/PMK.03/2021 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9/PMK.03/2021 tentang Insentif Pajak untuk Wajib Pajak Terdampak Pandemi Corona Virus Disease 2019. Yang mana sebelumnya insentif berakhir pada Juli 2021 diperpanjang hingga Desember 2021 mendatang,” beber Hantoro.

Ditambahkannya, insentif pajak yang diperpanjang diantaranya pertama, Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 yang ditanggung pemerintah. Insentif ini diberikan kepada karyawan yang bekerja pada perusahaan yang bergerak di salah satu dari bidang usaha. Kedua, insentif PPh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang juga pajak ditanggung pemerintah. Ketiga, insentif Final Jasa Konsultasi atau pajak yang menerima penghasilan dari usaha jasa konstruksi, juga ditanggung pemerintah.

Kemudian, lanjut Hantoro, insentif PPh Pasal 22 Imfor guna mendorong wajib pajak yang bergerak di salah satu bidang usaha tertentu. Kelima, PPh Pasal 25 atau pajak yang dibayar secara angsuran mendapatkan pengurangan angsuaran dari pemerintah. Dan terakhir, insentif Pertambahan Nilai (PPN) berupa restitusi dipercepat. (roh)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here