Beranda Tak Berkategori Imbas Kemarau, Produksi Kopi Turun

Imbas Kemarau, Produksi Kopi Turun

79
0

MUARA SAHUNG – Kemarau yang sudah berlangsung beberapa bulan terakhir, mulai dirasakan masyarakat, sumur gali banyak kering, tanaman sayuran mati. Saat ini keluhan serupa disampaikan para petani kopi sudah mulai merasakan dampaknya.

Petani merasa produksi akan kurang untuk musim panen tahun depan. Karena kondisi bunga yang akan menjadi buah kopi banyak yang layu bahkan mati akibat teriknya matahari.

Haryono (41) petani kopi di hamparan Air Kemang Desa Ulak Bandung Kecamatan Muara Sahung Rabu (2/9) mengatakan, akibat kemarau bunga kopi yang bakal menjadi buah kopi mengering.

“Kayaknya musim tahun depan bisa gagal panen lagi kita, banyak kembang kopi sudah hitam dan mati akibat teriknya matahari,” ujarnya dengan logat jawa.

Padahal setiap tahun produksi kopi mencapai 2 ton, musim tahun ini sangat minim hanya sekitar lebih kurang 1 ton. Kasusnya sama, akibat dampak musim kemarau.

“Harapan kami agar kemarau ini tidak berkepanjangan. Apalagi jika kemarau ini berkepanjangan petani kopi kedepan mengalami pacaklik yang lebih parah dibandingkan sekarang, apalagi kami hanya mengandalkan bertani kopi,” demikian Haryono.(med)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here