Beranda Berita Utama Guru Disukai, Pelajaran Mudah Diserap

Guru Disukai, Pelajaran Mudah Diserap

97
0
POTONG KUE : Kepala SMAN 3 Kaur, Fidian Junaidi, M.Pd.Si didampingi pengurus OSIS memotong kue HGN dan HUT PGRI ke-75, Rabu (25/11).
HERY/RKa

TETAP – Dengan merenungi momen peringatan HGN tahun 2020, serta HUT PGRI ke-75, Kepala SMPN 8 Kaur Jitu, S.Pd mengajak, pelajar dan pengajar di sekolahnya makin mempererat hubungan emosional. Menurutnya, salah satu trik agar seorang pelajar, bisa dengan mudah menyerap pelajaran adalah dengan menyukai gurunya terlebih dahulu.

“Kalau siswa sudah suka dengan gurunya. Dijamin dia akan mudah dalam memahami pelajaran di kelas. Karenanya saya berharap kepada keluarga besarku di SMPN 8 Kaur. Terus menjaga kekompakan dan mempererat hubungan emosial,” ujar Jitu, S.Pd pada RKa, Rabu (25/11).

Di hari tersebut, dewan guru mengambil alih petugas pelaksanaan upacara bendera. Biasanya upacara bendera petugasnya peserta didik. Selain penampilan tari kreasi, drama dan pembacaan puisi. Lomba antar dewan guru menambah gembira suasana peringatan.

“Untuk penyusunan acara, hingga pengawasan agar acara tetap mematuhi Prokes. Semuanya dihandle oleh pengurus OSIS. Dan alhamdulillah berjalan sesuai yang diharapkan,” ujar pembina OSIS, Ridwan, S.Pd ditengah kegiatan.

Pak Taufik kembali jadi Guru Favorit

SMAN 3 Kaur kembali menobatkan guru favorite dalam peringatan Hari Guru Nasional dan GUT PGRI . Penentuannya berdasarkan votting dari peserta didik. Guru Taufik Ajina, S.Pd kembali berhasil meraih vote tertinggi dan dinobatkan menjadi guru terfavorit. Ini adalah kedua kali guru ini menjadi guru favorite.

“Tahun lalu yang jadi guru terfavorit itu Pak Taufik. Dan tahun ini beliau kembali menjadi yang berhasil meraih votting terbanyak. Hal tersebut tentu karena kedekatan beliau dengan peserta didik. Dan harus menjadi saya dan rekan dewan guru yang lain,” ujar Kepsek, Fidian Junaidi, M.Pd.Si pada RKa, Kamis (25/11).

Kepsek mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan disusun dan di atur oleh pengurus OSIS. Meski berjalan sederhana dan tak semeriah tahun sebelumnya. Kegiatan ini sebagai wujud kecintaan siswa pada tenaga pengajar. Selain kegiatan tukar kado dan pemberian bunga yang telah menjadi ciri khas. Penampilan tari dan pembacaan puisi, turut menambah warna acara peringatan.

“Beberapa waktu yang lalu kami pihak sekolah sempat ragu untik mengelar acara. Karena situasi masih belum stabil. Tapi anak-anak bersikeras agar ada acara walau sederhana. Karena hal tersebut merupakan bentuk penghargaan mereka untuk kami dewan guru,” ungkapnya.

Tingkatkan Pencapaian Akademik

Sementara itu, momen peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2020, Rabu (25/11) sekaligus HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-75. Keluarga besar SMPN 13 Kaur di Kecamatan Semidang Gumay akan terus meningkatkan pencapaian akademik, sempat mengalami penurunan akibat Pandemi Covid-19. Hal tersebut tentu dapat dicapai dengan kerjasama semua unsur di sekolah tersebut.

“Lewat momen ini, kami bertekad untuk kemabli meningkatkan pencapaian akdemik. Tentu dengan dukungan dan kerjasama dewan guru dan siswa serta wali murid,” ujar Kepsek, Albadi, S.Pd didampingi pembina OSIS, Dasman Yanuri, S.Ag, M.Pd setelah pelaksanaan upacara bendera.

Untuk peringatan HGN tahun 2020 dan HUT PGRI ke-75. Sekolah ini memang tak menggelar banyak acara seperti sebelumnya. Selain upacara bendera, pemberian bunga, dan tukar kado sesama dewan guru. Peringatan dua hari besar dalam dunia pendidikan ini. Juga diisi dengan pembacaan puisi dan drama. Lalu juga lomba kreasi seni antar kelas.

“Tak banyak acara yang digelar. Cuma acara yang jadi ciri khas peringatan saja. Lalu tak lupa juga digelar lomba, karena bagaimanapun keadaannya. Murid harus terus menanamkan minat saing untuk jadi yang terbaik dalam hal postif,” pungkas Kepsek.

Guru jadi Petugas Upacara

Terpisah, upacara peringatan HGN dan HUT PGRI ke – 75, Rabu (25/11), dewan guru SMAN 5 Kaur jadi petugas upacara bendera. Hal serupa juga dilaksanakan di beberapa sekolah di wilayah Maje dan Nasal. Menjadi petugas upaca saat HGN ini dilakukan dewan guru sebagai bentuk rasa syukur menjadi tenaga pendidik. Bisa memberikan peran sertanya dalam memajukan generasi bangsa.

Kepala SMAN 5 Kaur Japilus, M.Pd mengatakan, memang dalam peringatan HGN ini mereka menjadi petugas upacara. Mereka kembali mendidikasikan dirinya sebagai anak didik. Pada kesempatan ini siswa dalam hal ini Ketua OSIS diberikan peluang untuk menjadi inspektur upacara. Hal ini dilakukan semata – mata bentuk kebahagian mereka dengan HGN.

“Kami hari ini berbahagia, sebab diberikan kehormatan oleh negara. Dengan telah ditetapkan adanya HGN. Ini penghargaan tertinggi kami sebagai tenaga pendidik,” ungkapnya.

Sebut Kepala SMAN 5 Kaur, bagi mereka mendidik pelajar sebuah amanah yang harus dilakukan. Dengan semangat dan penuh rasa tanggungjawab. Mereka akan terus melaksanakan tugas sebaik – baiknya. Karena mereka yakin, dengan mengajarkan ilmu pengetahuan secara baik dan benar. Bukan saja sebagai bentuk melakukan pekerjaan. Tapi ini adalah bagian upaya kami untuk memberikan peran kemajuan bagi negara dan bangsa.

“Jikalau kami diberikan kesempatan oleh Allah SWT. Izinkan kami memberikan ilmu yang dimiliki bagian dari ibadah. Sehingga menjadi manfaat bagi masyarakat banyak di kemudian hari. Melalui siswa yang terus kami didik di sekolah,” ungkapnya. (yie/mrn)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here