Beranda Bengkulu Selatan Gedung dan Mobiler Sekolah Memprihatinkan

Gedung dan Mobiler Sekolah Memprihatinkan

98
0
IST/Rka
BELAJAR: Terlihat anak-anak sekolah sedang belajar dengan alat seadanya, Senin (02/11).

BENGKULU SELATAN (BS) – Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 82 Desa Kembang Sri Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) tidak mendapatkan perhatian dari Pemerintahan Daerah Kabupaten BS. Padahal, sekolah merupakan tempat anak-anak mendapatkan ilmu penetahuan. Namun, apa jadinya jika gedung sekolah SDN 82 ini dilupakan oleh pemerintah. Terbukti, gedung sekolah ini banyak mengalami kerusakan seperti, plafon sudah rusak, mobiler banyak kurang dan rusak. Untuk cat sekolah terlihat lusuh dan kayu juga terlihat sudah rusak.

Kondisi ini mengganggu para pelajar unutk menimba ilmu di sekolah. Melihat tidak ada perhatian dari Pemerintahan, masyarakat setempat berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten BS agar bisa memperhatikan dan melakukan perbaikan terhadap gedung sekolah tersebut.

“Kita berharap pemerintah melalui Dinas Pendidikan bisa melakukan renovasi terhadap gedung sekolah SDN 82 yang ada di Desa Kembang Sri ini. Karena, dilihat saat ini kondisi gedung sudah lusuh dan tampak tidak ada perhatian sama sekali. Seharusnya, ini menjadi PR bagi para Pemerintahan,” ungkapnya, Dudi warga setempat, Minggu (02/11).

Lanjutnya, jika dilihat gedung sekolah yang merupakan tempat anak-anak menimba ilmu ini. Seharusnya, tidak layak dihuni karena, terlihat bangunan gedung sekolah tampak tidak ada perhatian masa sekali. Masyarakat khwatir pada saat belajar nanti gedung sekolah tersebut ambruk. Karena bangunan itu sudah rusak parah.

“Mudah-mudahan bisa diperhatikan sekolah SD 82 ini, supaya anak-anak juga bisa lebih nyaman dalam menimba ilmu pelajaran,” katanya.

Sebelumnya, Kepala SDN 82 BS, Noharman, Amd.Pd didampingi, Operatur Dapodik Sekolah, Yahidin mengaku, kondisi sekolah rusak sudah lama terjadi. Hanya saja belum ada perbaikan. Bahkan terakhir rehab tahun 2011 dan 2012 lalu, itupun cuma rehab atap untuk tiga ruang kelas yakni kelas II,III dan kelas V. Sedangkan saat ini sekolah yang memiliki 89 murid itu, dengan dinding sudah jebol sebagian, plafon sudah jebol dan meja kursi juga sudah banyak rusak. Bahkan wc juga sudah rusak, sudah di lakukan usulan sejak 2018 lalu. Namun sampai saat ini tidak terealisasi mereka juga tidak tahu apa penyebabnya.

“Sangat berharap sekolah kami ini segera direhab dan ada bantuan fasilitas oleh pihak Pemerintah. Agar kegiatan belajar mengajar di sekolah semakin maksimal,” tegas Noharman.

Terpisah kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (dikbud) Kabuapaten Bengkulu Selatan (BS), Rispin Junaidi, MPd melalui Sektaris Agustian S.Sos, MSi mengatakan, tahun depan sekolah SDN 82 di Desa Kembang Sri tersebut akan diupayakan dilakukan renovasi melalui dana APBD.

“Ya, terkait sekolah mengalami kerusakan tersebut akan diupayan perbaikan dan termasuk untuk mubiler,” demikian Agustian. (rjs)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here