Beranda Berita Utama “Disembunyikan” 50 Jam, Korban Ditemukan Mengapung

“Disembunyikan” 50 Jam, Korban Ditemukan Mengapung

851
0
DEDI JULIZAR/RKa
KORBAN: Jenazah korban tenggelam saat setelah dievakuasi masih berada di dalam perahu, Selasa (17/11).

MAJE – Pencarian terhadap 2 remaja Desa Wayhawang Kecamatan Maje, Lengki (20) dan Imam (17) yang tenggelam di laut Pantai Wayhawang resmi dihentikan. Setelah tim Basarnas yang didukung BPBD Kaur, Pos TNI AL, kepolisian serta relawan dan masyarakat setempat berhasil menemukan kedua korban. Keduanya ditemukan Selasa (17/11) pagi, setelah keduakorban sempat “disembunyikan” oleh arus bawah laut selama kurang lebih 50 jam. Terhitung sejak mereka diketahui tenggelam Minggu (15/11) pukul 03.00 WIB.

Jenazah Lengki (20) pertama kali ditemukan di laut daerah Batu Kuda depan tambak udang PT Dua Putra Perkasa Pratama (DPPP). Jasad pemuda ini ditemukan pertama kali oleh nelayan Desa Pasar Lama War (55) dalam posisi telungkup mengapung pukul 06.30 WIB. Jarak korban ditemukan dari posisi perahu terbalik berkisar satu mil. Jenazah langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Linau untuk diperiksa. Setelah diketahui pasti jenazah ini adalah Lengki maka dibawa ke rumah duka.

Selang dua jam, ditemukan kembali korban lain, Imam (17). Korban juga ditemukan dalam kondisi mengapung. Hanya saja jarak kedua korban ditemukan berjauhan. Imam ditemukan oleh nelayan yang mencarinya di laut depan Danau Kembar. Tidak jauh dari lokasi perahu mereka ditemukan setelah kejadian, Minggu (15/11). Kini dua korban tenggelam telah dikebumikan oleh pihak keluarga.

Kapolres Kaur AKBP Dwi Setyono, S.IK,MH melalui Kapolsek Maje Ipda Cahya Prasada Tuhuteru, S.Tr.K membenarkan, dua korban tenggelam memang sudah ditemukan. Dengan demikian semua tim pencari korban sudah mengakhiri tugasnya. Mereka akan kembali ke instansi masing – masing. Baik itu pihak TNI, Polri dan Basarnas.

“Kini korban sudah dirumah duka. Selasa sore (17/11) korban akan segera dikebumikan oleh pihak keluarga,” terangnya.

Terpisah, Pjs Kades Wayhawang Novrizon Aldoni mengakui, dua warganya tenggelam sudah ditemukan semua. Dia atas nama keluarga korban mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu mencari korban. Semoga saja apa yang dilakukan oleh pihak yang membantu menjadi ibadah. Hanya kepada yang maha kuasa dia mendoakan. Apa yang diperbuat pihak – pihak membantu dibalas dengan kebaikan oleh Allah.

“Saya berterimkasih tidak terhingga kepada semua pihak telah membantu warga saya yang tenggelam. Sampai hari ini (kemarin,red) korban ditemukan masyarakat, nelayan, TNI, Polri dan Basarnas berperan besar dalam pencarian. Semoga saja pihak – pihak yang membantu mendapatkan ganjaran yang baik dari Allah SWT,” ungkapnya. (mrn)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here