Beranda Berita Utama Deadline Pengusaha Tambak 10 September

Deadline Pengusaha Tambak 10 September

449
0

RKa ONLINE, BINTUHAN – Sampai Senin (23/8) siang, baru 10 perusahaan tambak udang di Kabupaten Kaur yang telah menyetorkan retribusi izin perikanan sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sedangkan 19 petambak yang sudah terdata, belum menunjukan tanda akan membayar kewajiban ke kas daerah. Untuk itu, Dinas Perikanan Kabupaten Kaur memberikan deadline (batas waktu,red) hingga 10 September 2021, kepada petambak untuk melunasi setorannya.

“Lewat dari deadline yang diberikan maka petambak akan dikenakan denda sebesar dua persen dari kewajibannya. Saat ini sudah ada 12 petambak telah mengambil Surat Keterangan Retribusi Daerah (SKRD). Namun baru 10 petambak sudah mengembalikan bukti setor. Sedangkan dua belum menyerahkan bukti setor dan 17 petambak belum mengambil SKRD,” kata Plt Kepala Perikanan (DP) Kaur, Lianto,SP kepada Radar Kaur (RKa), Senin (23/8).

Dikatakan Lianto, SP, penerimaan retribusi yang telah masuk ke Kas Daerah saat ini sebesar Rp 375 juta atau 34,5 persen dari total Rp 658 juta. Untuk itu diminta seluruh pengusaha tambak agar segera membayar retribusi tambak untuk meningkatkan PAD Kabupaten Kaur.

Lanjut Kadis, bagi petambak yang telah membayar retribusi Pemda Kaur sangat mengapresiasi. Pemda Kaur pasti mendukung jika para pengusaha yang masuk ke Kabupaten Kaur, bukan semata-mata mencari keuntungan. Namun memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Kaur melalui pajak dan retribusi yang dibayar tepat waktu dan sesuai dengan aturan yang ada.

Ditambahkan Kadis, bagi pengusaha atambak yang ingin membayar retribusi, sebelum menyetor ke Bank Bengkulu (BB). Pengusaha wajib mengambil SKRD terlebih dahulu di Dinas Perikanan. Setelah dilakukan penyetoran ke kas daerah melalui BB, bukti stor kembali di serahkan ke Dinas Perikanan. Hal ini dilakukan tidak lain untuk tertib administrasi. (ujr)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here