Beranda Berita Utama Dana Haji Diminta untuk Biayai Proyek Nasional

Dana Haji Diminta untuk Biayai Proyek Nasional

35
0

RKa ONLINE, JAKARTA – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatat, hingga 2021 dana haji yang dikelola nilainya mencapai lebih dari Rp150 triliun. Sedangkan nilai manfaat dari hasil investasi sekitar Rp8 triliun.

Kepala BPKH Anggito Abimanyu mengatakan, BPKH akan sangat berhati-hati dalam mengelola dana haji. Terlebih, banyak investasi yang menawarkan imbal hasil yang tinggi tetapi kerap dibayangi dengan risiko besar pula.

“Kami mengelola dana dengan penuh hati-hati dan aman. Memang ada keinginan untuk mengejar return, tapi kalau return lebih tinggi pasti risiko lebih besar,” kata Anggito, Selasa (20/7/2021).

Anggito menambahkan, bahwa pihaknya tidak ingin investasi yang dilakukan justru merugi dan menimbulkan masalah dikemudian hari. Jangan sampai ada dana haji yang hilang karena salah menginvestasikan dana haji.

“Rasio dari solvabilitas sudah cukup kuat, dan dana likuid kita sudah cukup likuid, mampu secara jumlah bisa lebih dari tiga kali berhaji,” ujarnya.

Anggito mengungkapkan, saat ini BPKH sudah mendapatkan return yang cukup bagus dan aman. Menurut ini menjadi modal utama, untuk bisa masuk ke investasi high return dan medium moderate risk.




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here