Beranda Lintas Kecamatan Copot Stiker BLT-DD Berarti Mundur

Copot Stiker BLT-DD Berarti Mundur

610
0
ISNAY/RKA
TEMPEL STIKER: Kades Mentiring disaksikan camat, babinsa, bhabinkamtibmas, pendamping lokal kecamatan, dan BPD saat menempelkan stiker kerumah salah satu warga, Kamis (29/4).

SEMIDANG GUMAY – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Mentiring Kecamatan Semidang Gumay tahap pertama disalurkan kepada 63 Kepala Keluarga (KK). Penyaluran bantuan berupa uang tunai Rp 300 ribu berjalan lancar, Kamis (29/4) pukul 10.00 WIB. Dipimpin Kades Beriyansyah,S.Sos dan dihadiri Camat Semidang Gumay, Hazairin,S.Pd, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Pendamping Lokal Desa. Turut hadir juga tim relawan Covid-19 dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Camat Hazairin menyampaikan bahwa sesuai aturan bahwa BLT-DD yang akan didapat sebesar Rp 300 ribu per bulan, namun akan diterima selama 12 bulan. Untuk penyaluran perdana ini adalah jatah untuk bulan Januari 2021. Dan tidak menutup kemungkian, jatah bulan berikutnya akan segera menyusul. Selain itu yang harus dipahami bahwa dalam aturan penerima BLT DD harus mendapat tanda berupa stiker atau cap di rumah yang bertuliskan sebagai warga penerima BLT DD. Bila stiker itu dicopot atau dilepas artinya sama dengan mengundurkan diri.

“Jadi bapak ibu stiker ini tidak boleh dilepas. Kalau dilepas artinya memang ingin mengundurkan diri dan tidak mendapatkan BLT DD lagi. Dan secara nominal yang diterima sebesar Rp 300 ribu per bulan. Namun kalau dijumlahkan lebih besar, karena yang diberikan nanti selama 12. Untuk bulan selanjutnya bisa jadi langsung diterima tidak lama lagi,” terangnya.

Camat juga mengimbau supaya BLT-DD dimanfaatkan sebaik-baiknya, tidak dihambur-hamburkan. Karena dalam kondisi masih dilanda pandemi Covid-19, harus bisa berhemat.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Mentiring Beriyansyah,S.Sos mengatakan, pencairan BLT DD tahap I untk bulan Januari ini memang sesuai aturan. Sehingga nanti jika tahap pertama sudah dilakukan, bisa disusul untuk tahap berikutnya. Nama-nama penerima ditetapkan bersama tim relawan, BPD dan Kades. Dengan bantuan ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat akibat dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan Covid-19.

“Pencairan tahap I sudah dilakukan, semua warga yang terdaftar dalam penerima bantuan sudah menerima dengan jumlah yang pas. Tanpa ada pengurangan apapun,” tegas Kades.(sst)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here