Beranda Berita Utama Casu Marzu, Keju Penuh Belatung Paling Berbahaya di Dunia

Casu Marzu, Keju Penuh Belatung Paling Berbahaya di Dunia

24
0


SAAT melihat hidangan yang penuh belatung, kita tentunya merasa jijik dan langsung membuangnnya. Tidak demikian dengan masyarakat di Pulau Sardinia, Laut Tyrrhenian, Italia.
Mereka justru secara khusus membuat keju yang dipenuhi belatung bernama Casu Marzu. Keju ini pada 2009 oleh Guinness World Record diproklamirkan sebagai keju paling berbahaya di dunia.

Untuk membuatnya, dibutuhkan ‘kerja’ lalat Piophila Casei. Binatang ini akan bertelur di celah-celah yang terbentuk dalam keju, biasanya keju jenis fiore sardo, yang banyak dibuat di pulai itu.

Nantinya setelah lalat bertelur, belatung akan menetas. Mencerna protein dalam prosesnya dan mengubah produk menjadi keju krim yang lembut. Setelah itu, penjual keju membuka bagian atasnya yang hampir tidak tersentuh belatung untuk menyendok sesendok kelezatan krim keju.

Sementara di bagian lain keju terdapat belatung yang menggeliat. Warga setempat kerap mengonsumsi keju tersebut sambil menyendok belatung yang masih hidup dan dimasukkan begitu saja ke mulut. Ada juga yang mengolesinya di atas roti.

Ada yang bilang keju ini bersifat afrodisiak, bisa membangkitkan hasrat seksual. Sementara ada juga yang mengatakan mengonsumsi keju tersebut bisa berbahaya karena belatung dapat bertahan dan membuat perforasi mikro di usus.

Keju tersebut rupanya dilarang untuk dijual secara komersial. Orang Sardinia telah membuat dan mengonsumsinya untuk kebutuhan sendiri selama berabad-abad.

“Serangan belatung adalah pesona dan kenikmatan keju ini,” kata Paolo Solinas, seorang ahli kuliner Sardinia berusia 29 tahun.

Penyebab Tak Semua Keju Bisa Meleleh Seperti Mozzarella
Lelehan keju mozarella di atas pizza, kentang, roti atau sajian lainnya selalu bisa menggugah selera. Aromanya begitu menyeruak dengan rasa yang gurih. Menikmati keju satu ini memang paling pas saat hangat.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here