Beranda Bengkulu Selatan Cakades Disarankan Gugat Ke PTUN

Cakades Disarankan Gugat Ke PTUN

97
0
IST/RKa
HEARING : DPRD BS hearing bersama Cakades penggugat, Senin (26/07).

RKa ONLINE, BENGKULU SELATAN (BS) – DPRD Bengkulu Selatan (BS) menggelar hearing bersama Calon Kepala Desa (Cakades) penggugat, Senin (26/07). Berlokasi di ruang rapat DPRD BS, dari hasil hearing tersebut diputuskan bahwa hasil Pilkades diserahkan ke desa masing-masing. Atau disarankan untuk melakukan penggugatan hasil Pilkades ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Sedangkan, dari hasil keputusan Panitia Pilkades tingkat Kabupaten BS. Dari 16 penggugat hanya dua desa yang akan dilakukan hitung ulang Surat Suara (Susu). Namun, putusan ini berbeda dengan keputusan hasil panita Pilkades tingkat Kabupaten BS.

“Atas keputusan tersebut, saya menyarankan agar para Cakades melakukan upaya hukum. Yakni gugat ke PTUN,” ungkap Ketua DPRD BS, Barli Halim.

Lanjutnya, dengan adanya upaya tersebut, nantinya akan menjadi penentu, apakah keputusan Panitia Pilkades Kabupaten BS benar atau tidak. Sehingga hasil putusan hakim nanti dapat menentukan keputusan yang benar. Namun demikian, Barli mengaku, Selasa hari ini (27/07), akan memanggil panitia Pilkades Kabupaten BS untuk meminta dasar atau pertimbangan mereka membuat keputusan tersebut.

“Ya, panitia Pilkades kami panggil,” katanya.

Terpisah, Cakades Desa Lubuk Ladung, Kedurang Ilir, Heri, perwakilan Cakades penggugat, mengatakan, kehadiran pihaknya ke DPRD BS untuk meminta dukungan atas gugatan mereka ke panitia Kabupaten BS. Sebab, sebelumnya panitia memutuskan ada dua Pilkades, yakni Desa Lubuk Ladung Kecamatan Kedurang Ilir dan Desa Tanjung Besar Kecamatan Manna yang diputuskan untuk melalukan penghitungan Susu ulang. Hanya saja kemudian tidak dilakukan. Sebab panitia merubah keputusan yakni menguatkan putusan panitia Pilkades tingkat desa.

“Bagi kami kalah atau menang dalam Pilkades tidak jadi soal, namun harus jelas keputusan terhadap gugatan yang kami sampaikan,’’ jelasnya.

Gunawan, Cakades penggugat Pilkades Desa Tanjung Besar Kecamatan Manna mengaku saat ini pihaknya masih menunggu surat keputusan dari panitia Kabupaten BS. Dirinya mengaku sedang mempertimbangkan untuk melakukan upaya hukum sebagaimana yang disarankan DPRD BS.

“Akan lihat dulu keputusannya, jika dasarnya tidak jelas tentu kami siap menempuh jalur hukum dengan menggugatnya,’’ ucap Gunawan.(**)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here